ASARPUA.com – Tanah Karo – Harapan 171 pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Malem dari Desa Suka Kecamatan Tiga Panah Karo yang selama ini terganggu dalam waktu tidak lama akan segera terjawab.
Keluhan warga desa Suka membuat anggota DPRD Karo,Ramli Sitepu menjadi tidak enak tidur. Tanpa menungu anggota dewan yang terhormat lainnya Sitepu langsung menghubungi direktur PDAM Tirta Malem dan mendesak agar kerusakan jaringan air minum warga Desa Suka segera ditanggulangi.
Desakkan anggota DPRD Karo Ramli Sitepu langsung ditanggapi serius jajaran perusahaan milik Pemerintah Kabupaten Karo. Pimpinan perusahaan yang mengurusi kebutuhan air bersih ini juga mengakui bahwa keluihan warga secepatnya wajib ditanggulangi.
“Kemaren saya memang ada dihubungi pak Ramli Sitepu, dan meminta agar permasalahan terganggunya pasokan air bersih ke pelanggan di Desa Suka segera diatasi. Apa yang disampaikan anggota dewan itu terus kita tindak lanjuti. Anggota sudah kita turunkan melihat situasi lapangan. Secepatnya akan kita perbaiki,”ujar Direktur Utama PDAM Tirta Malem Kabanjahe,Arvino Hamsyari,ST kepada wartawan diruang kerjanya baru-baru ini.
Kemaren Kamis (31/01/2019) Direktur PDAM Tirta Malem Kabanjahe,Arvino Hamsyari,ST beserta dengan jajarannya dengan sejumlah peralatan termasuk beberapa batang pipa paralon langsung kelokasi titik kerusakan yang menyebabkkan terganggunya aliran air bersi ke rumah-rumah pelanggan khususnya Desa Suka Kecamatan Tiga Panah Karo.
Pantauan wartawan dilokasi titik terputusnya jaringan air bersih tersbut terlihat Dirut dengan beberapa karyawan mengutak-atik pipa yang terbentang melintang diatas sungai. Juga tampak disekitar pipa yang terputus ada bekas galian pasir.
Apa yang selama ini disebut-sebut warga bahwa galian C atau penambangan pasir yang diduga tidak memiliki ijin salah satu penyebab kerusakan jaringan air bersih ke Desa Suka Kecamatan Tiga Panah ada benarnya. Jaringaan pipa yang melintasi lokasi penambangan diperkirakan tetap akan terganggu kalau tanah disekitar pipa tetap dilakukan pengerukan.
“Dengan segala upaya dan kemampuan yang ada akan kkita lakukan agar pipa kita tidak tergangu. Juga kita akaan berkoordinasi dengan pemilik Galian c ini agar lokasi sekitar pipa tidak lagi dikeruk agar pipa tidakk rusakk dan terganggu,”ujar Arvino dilokasi perbaikan diwilayah persawahan Desa Mulia Rakyat Kecamatan Merek. (as-joh).

