PC.PMS Kabanjahe akan Meriahkan Sumpah Pemuda dengan Budaya Karo

110
PC-PMS Kecamatan Kabanjahe beserta dengan anggota foto bersama seusai memberikan keterangan. (Fofo. ASARPUA.com / johni sembiring)

ASARPUA.com – Kabanjahe – Peringatan Hari Sumpah Pemuda yang sudah di depan mata, menjadi Agenda Wajib bagi PC. PMS (Pengurus Cabang Pemuda Merga Silima) Kabanjahe. Tidak tanggung-tanggung PMS Kabanjahe akan menyuguhkan penampilan Sanggar Seni bertemakan “Melestarikan Budaya Sejak Dini”

Demikian disampaikan Ketua PC-PMS Kecamatan Kabanjahe, Thomas Sinuhaji kepada sejumlah wartawan di sekretariat jalan Veteran Kabanjahe Selasa (08/10/2019) pukul 17.35 WIB.

Dikatakan Sinuhaji, persiapan penampilan Sanggar Seni Budaya PC. PMS Kabanjahe, diacara Sumpah Pemuda 28 Oktober 2019 mendatang, akan menampilkan Salah Satu Pemain Kulcapi Perempuan yang menguasai tehnik Seni Kulcapi secara otodidak.

Ditambahkan Thomas didampingi Sekjend, Ian Fredy Ginting, Penanggung jawab Sanggar Rocky Tarigan Sibero, perwakilan Bendahara Maria Delusi dan anak-anak sanggar seni yang akan tampil diacara tersebut, sebagai generasi penerus bangsa khususnya di Tanah Karo agar kaula muda lebih mencintai Budaya daerah dimana kita tau saat ini Budaya itu mulai terkikis oleh kemajuan zaman diera tekhnologi diera mileniall ini.

“Harapan PC PMS Kabanjahe untuk kembali menggali potensi Budaya asli daerah yang saat ini sudah sangat terkikis budaya luar, dengan memberi pembekalan Seni budaya serta mengekspose bibit & potensi Pemuda/i pecinta seni yang selama ini terpendam,” tegas Thomas.

“Selain bidang seni PC PMS juga bertekad untuk kembali menghidupkan salah satu sisi Budaya Karo yang saat ini mulai terlupakan dengan membekali Pemuda/i Karo agar tetap bangga akan kearifan lokal karo yakni ertutur, yang akan menjadi program selanjutnya dari PC PMS Kabanjahe,” ujarnya mengakhiri.

Ditambahkan Sekjend PC PMS Kabanjahe, Ian Fredy Ginting agar kiranya kedepannya pihak Pemkab Karo, dapat mempasilitasi kegiatan-kegiatan program positive buah pikiran dari generasi penerus bangsa baik dari PMS dan diluar PMS.

“Setiap kegiatan-kegiatan akan terelisasi dengan baik apa bila dibarengi dengan dukungan sarana dan prasarana dari Pemkab, karena logika tanpa logistik juga tidak akan berjalan”, tegas Ian mengakhiri. (as-joh)