asarpua.com

Pemkab Asahan Gelar Gerakan Pangan Murah Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

Program ini dibuka oleh Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin. Tampak hadir dalam kegiatan itu, unsur Forkopimda serta pemangku kepentingan sektor pangan, antara lain Kapolres Asahan, perwakilan Kodim 0208/Asahan, Ketua Pengadilan Negeri Kisaran, Kepala Kejaksaan Negeri Asahan, Kepala Bulog Asahan, Kepala BPS Asahan, Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Asahan, serta OPD terkait. (Foto. Asarpua.com/dikas)

ASARPUA.com – Asahan – Menjelang akhir tahun, tekanan terhadap harga bahan pokok cenderung meningkat seiring naiknya konsumsi rumah tangga. Untuk merespons kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Asahan melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Asahan sebagai upaya menjaga keterjangkauan pangan bagi masyarakat menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Program ini dibuka oleh Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin. Tampak hadir dalam kegiatan itu, unsur Forkopimda serta pemangku kepentingan sektor pangan, antara lain Kapolres Asahan, perwakilan Kodim 0208/Asahan, Ketua Pengadilan Negeri Kisaran, Kepala Kejaksaan Negeri Asahan, Kepala Bulog Asahan, Kepala BPS Asahan, Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Asahan, serta OPD terkait.

Bupati Asahan menyampaikan bahwa kenaikan harga pangan pada akhir tahun tidak hanya dipicu oleh tingginya permintaan, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor cuaca dan distribusi. Curah hujan yang tinggi berpotensi mengganggu produksi dan pasokan komoditas strategis seperti cabai dan bawang merah, yang pada akhirnya berdampak pada stabilitas harga dan daya beli masyarakat. Melalui GPM, pemerintah daerah berupaya menekan potensi inflasi pangan agar tidak berlarut-larut.

Dalam kegiatan ini, masyarakat dapat memperoleh sejumlah komoditas pembentuk inflasi seperti beras, minyak goreng, gula pasir, dan telur ayam ras dengan harga terjangkau. Pemkab Asahan berharap GPM dapat menjadi instrumen pengendalian harga yang efektif sekaligus mendorong masyarakat untuk berbelanja secara bijak dan proporsional menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. (Asarpua)

Reporter : Nirwan Pase

Related News

Tinggal Dua Hari Lagi, Panitia Festival Bunga dan Buah Akui Persiapan Rampung 90 Persen

Redaksi

Pantau UNBK SMA Sederajat di Medan, Gubsu Motivasi Siswa 

Redaksi

Bobby Nasution Ikuti Musrenbangnas RPJMN 2025-2029

Redaksi