asarpua.com

Media Gathering dan Outbound ini Perkuat Sinergi Antara Kampus dan Jurnalis

Rektor Unimed, Prof. Dr. Ir. Baharuddin, dan Ketua Senat Unimed Prof. Dr. Syawal Gultom, Sekretaris Senat Prof. Dr. Martina Restuati, para Wakil Rektor, Dekan, serta Ketua Lembaga di lingkungan Unimed diabadikan bersama Jurnalis. (Foto. Asarpua.com/Humas Unimed)

ASARPUA.com – Medan – Universitas Negeri Medan (Unimed) kembali menegaskan komitmennya memperkuat kemitraan dengan insan pers melalui kegiatan Media Gathering & Outbound Jurnalis Pendidikan Mitra, yang digelar di Budaya Resto, Jalan Medan–Pematang Siantar, Ujung Serdang, Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Rabu (23/10/2025).

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Rektor Unimed, Prof. Dr. Ir. Baharuddin, dalam suasana penuh keakraban dan kebersamaan. Dalam sambutannya, Prof. Baharuddin menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada para jurnalis yang selama ini menjadi mitra strategis kampus dalam menyebarluaskan informasi pendidikan dan prestasi Unimed.

“Selama kita bergaul, tidak ada jarak apa pun. Tidak ada hambatan komunikasi. Rekan-rekan jurnalis adalah mitra strategis kami dalam membangun citra positif pendidikan,” ujar Rektor.

Menurutnya, sinergi antara perguruan tinggi dan media massa merupakan bagian penting dalam ekosistem pendidikan nasional. Melalui pemberitaan yang konstruktif dan berimbang, media turut mendorong transparansi, akuntabilitas, serta peningkatan mutu pendidikan tinggi.
“Kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut. Mari bersama membangun Unimed sebagai kampus unggulan yang melahirkan generasi pembelajar, berdaya saing, dan berkarakter,” tambahnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Senat Unimed Prof. Dr. Syawal Gultom,  Sekretaris Senat Prof. Dr. Martina Restuati, para Wakil Rektor, Dekan, serta Ketua Lembaga di lingkungan Unimed.

Dalam kesempatan itu, Prof. Syawal Gultom juga berbagi refleksi pendidikan dari buku terbarunya berjudul “Membangun Negeri dari Sekolah” yang diluncurkan pada Agustus 2025 lalu.

“Kalau kita bicara membangun negeri, mulailah dari sekolah. Ada 63 juta orang yang berproses di sekolah, termasuk di perguruan tinggi. Itulah kekuatan besar untuk mengubah negeri ini,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa sekolah bukan sekadar tempat mencetak lulusan, tetapi wahana untuk membentuk pembelajar sejati yang memiliki tiga modal utama — kemampuan berbahasa Inggris, penguasaan teknologi, dan motivasi kuat untuk terus belajar.

“Begitu kita menjadi pembelajar, tak perlu sangsi di mana pun kita ditempatkan. Senjata paling ampuh dalam hidup adalah menjadi pembelajar,” tegas Prof. Syawal.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa pendidikan sejatinya merupakan sarana membangun karakter, kepercayaan diri, dan tanggung jawab sosial yang akan menentukan arah kemajuan bangsa.

“Pendidikan adalah senjata paling ampuh untuk menyelamatkan negeri,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Humas Unimed, Dr. M. Surip,  menjelaskan bahwa kegiatan media gathering dan outbound ini merupakan agenda tahunan yang bertujuan memperkuat sinergi antara kampus dan jurnalis.

“Kegiatan ini menjadi wadah mempererat silaturahmi dan kolaborasi antara Unimed dan media mitra. Kami ingin tumbuh bersama dalam semangat kebersamaan dan profesionalitas,” ujarnya.

Acara ditutup dengan berbagai kegiatan outbound, permainan kolaboratif, dan hiburan yang semakin mempererat hubungan antara civitas akademika Unimed dan para jurnalis mitra pendidikan. (Asarpua)

Penulis : Serasi Sembiring

Related News

RSUP Adam Malik Dukung Pembukaan Cath Lab Kateterisasi Jantung di RSUD Rantauprapat

Redaksi

Hasil BPS IPM Terus Meningkat di Kabupaten Karo

Redaksi

Sukseskan UTBK SBMPTN 2020 Unimed Lakukan Persiapan

Redaksi