asarpua.com

Lailatul Badri Minta Pemko Medan Benahi Sisa Galin di Jalan Alfalah Raya

Lailatul Badri Anggota DPRD Medan, Komisi IV. (Foto. Asarpua.com/dok.taniadepari)

ASARPUA.com – Medan – Anggota DPRD Kota Medan, Lailatul Badri desak Pemerintah Kota (Pemko) Medan agar segera perbaiki sisa galian di Jalan Alfalah Raya, Kelurahan Glugur Darat I, Medan Timur.

Pasalnya, sisa galian tersebut dibiarkan begitu saja tanpa dilakukan pembenahan kembali sebagaimana layaknya. Dan karena hujan kondisi jalan penuh lumpur hingga menimbulkan korban jiwa.

“Kita mendesak agar sisa galian dibenahi. Jangan kerja asal-asalan saja, apalagi ini kemarin musim hujan endapan lumpur menumpuk hingga jalanan licin, semua aktifitas warga benar-benar sangat tergangu,” kata Lailatul Badri di Medan Kamis (21/08/2025).

Ia mengatakan sejumlah warga sudah mengadukan persoalan tersebut karena lokasi galian tidak jauh dari kediamanya.

“Untuk korban sudah ada beberapa orang yang mengadu dan datang ke kediamanan saya. Dan saya sudah cek ke intansi Pemko Medan, tapi galian ini bukan bagian dari pengerjaan milik Pemko Medan.Jadi sampai sekarang masih kita telusuri,” kata polisi PKB itu.

Sambung, anggota Komisi 4 DPRD Medan, hingga saat ini belum ada satu pihak pun mengetahui persoalan galian tersebut.

“Ya, disini kita mendesak segera benahi galian itu agar tidak ada korban lagi yang terjatuh,” ucapnya.

Andi, salah seorang warga juga berharap agar dilakukan pembenahan.” Semalam hujan karena galian itu dibiarkan terjadi penumpukan air dan lumpur. Dan kondisi jalan jadi licin saya pun jadi korban karena terjatuh,” katanya.

Dari amatan wartawan di lapangan kondisi galian drainase di Jalan Alfalah Raya tersebut terdapat genangan lumpur dan membuat aktifitas warga tergangu terutama para pedagang yang harus memakai triplek untuk menutupi genangan lumpur. (Asarpua)

Related News

Panen Raya Cabai Merah di Batubara

Redaksi

Ini Dia Fraksi dan Susunan Komposisi Personalia DPRD Medan

Redaksi

Camat Toma Apresiasi Pengobatan Gratis Oleh Polres Nisel

Redaksi