Desa Mompang Julu Mencekam, Hingga Malam Aparat Keamanan Siaga

91
Aparat TNI/Polri stanby di lokasi kejadian Jalinsum Panyabungan Utara. (Foto. ASARPUA.com/benny)

ASARPUA.com – Madina – Aksi unjukrasa terkait penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa di Desa Mompang Julu Kecamatan Panyabungan Utara, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Provinsi Sumatera Utara pada Senin (29/06/2020) siang hingga sore berakhir rusuh membuat desa ini mencekam. Para pengunjukrasa dan Polisi anti huru-hara bentrok di jalanan Lintas Sumatera. Dua unit mobil dibakar warga, dan beberapa unit sepeda motor turut di bakar. Hingga malam aparat keamanan siaga di lokasi.

Aparat TNI/Polri stanby di lokasi kejadian Jalinsum Panyabungan Utara. (Foto. ASARPUA.com/benny)

Hingga pukul 21.00 WIB, nampak ratusan personil polisi dari Polres Madina dibantu TNI masih berjaga-jaga dan menanti bantuan dari Batalyon 123 Rajawali dan dari Detasemen C Brimop Tapsel sebanyak 1 Kompi.

Aksi blokade jalan dimulai warga sekitar pukul 10.00 WIB, telah dilakukan proses mediasi namun tak berhasil hingga sore. Tuntutan warga agar Kepala Desa (Kades) diberhentikan belum juga disanggupi pemerintah setempat.

Sebelumnya, terpantau Asarpua.com, saat orasi warga menuding oknum Kades melakukan penggelapan dana BLT dari Dana Desa untuk penanganan dampak Covid-19.

Demo yang berlangsung hingga sore terjadi dan membuat warga tersulut emosi lalu terjadi aksi penyerangan warga kepada polisi yang melakukan pengamanan.

Emosi warga terus memuncak, lalu menggulingkan 2 unit mobil yang parkir. 2 mobil tersebut lalu dibakar, salah satu mobil dikabarkan milik Wakil Kapolres Madina Komisaris Polisi E Zalukhu. 1 unit lagi dikabarkan milik salah satu aparat TNI Intel Korem yang ikut bertugas pada aksi tersebut.

Selain 2 unit mobil itu, ada juga 1 unit sepeda motor yang turut terbakar. Sepeda motor merek Yamaha Mio.

Aksi demonstrasi terhenti sementara jelang magrib, warga mulai membubarkan diri sekitar pukul 18.45 WIB, namun blokade jalan masih berlangsung hingga malam ini dan bangkai kenderaan yang terbakar belum bisa disingkirkan.

Pantauan Asarpua.com, arus lalu lintas belum bisa dibuka untuk kendaraan roda empat, untuk kendaraan sepeda motor yang baru bisa lewat. (asarpua)

Penulis: Benny Fatahillah Lubis