ASARPUA.com – Medan – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara (Provsu) bersama delapan perguruan tinggi mitra di Kota Medan laksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Program Bantuan Pendidikan Kebanksentralan Tahun 2026.
Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan perguruan tinggi mitra, yaitu (i) Universitas Sumatera Utara (USU), (ii) Universitas Negeri Medan (Unimed), (iii) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU), (iv) Universitas Medan Area (UMA), (v) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), (vi) Universitas Panca Budi (Unpab), (vii) Universitas HKBP Nommensen, dan (viii) Politeknik Negeri Medan (Polmed).
Program Bantuan Pendidikan Kebanksentralan merupakan wujud komitmen Bank Indonesia bersama perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul, berintegritas, dan adaptif terhadap dinamika perekonomian, baik di tingkat nasional maupun daerah.
Program ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat peran pendidikan tinggi dalam meningkatkan kualitas SDM dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Kepala Perwakilan BI Provsu, Rudy B. Hutabarat, dalam sambutannya menyampaikan filosofi GORGA sebagai landasan dalam mendorong penguatan kualitas pendidikan.
Filosofi tersebut mencerminkan tiga nilai utama. Pertama, Generasi Unggul, yang menekankan bahwa capaian akademik diperoleh melalui proses pembelajaran yang konsisten, disiplin, dan berkelanjutan.
Kedua, Organisasi, Nilai Kebersamaan, dan Kolaborasi, yang mencerminkan pentingnya sinergi antara Bank Indonesia dan perguruan tinggi dalam membangun generasi muda yang berintegritas dan siap menghadapi tantangan.
Ketiga, Generasi Hebat, yang menggambarkan harapan agar program ini tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga mendorong lahirnya calon pemimpin masa depan yang berkontribusi bagi perekonomian nasional.
Program Bantuan Pendidikan Kebanksentralan menyasar mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu, antara lain (i) ekonomi dan bisnis, termasuk ilmu ekonomi, studi pembangunan, manajemen, akuntansi, dan ekonomi syariah; (ii) bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM), seperti teknik, teknologi dan sistem informasi, ilmu komputer, matematika, statistika, dan aktuaria; (iii) bidang sosial, antara lain komunikasi, ilmu pemerintahan, ilmu sosial dan politik, serta hukum; dan (iv) sektor prioritas daerah, meliputi pariwisata, pertanian, kehutanan, perikanan, dan ekonomi kreatif.
Ke depan, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara berkomitmen untuk memastikan keberlanjutan dan optimalisasi dampak program melalui penguatan pembelajaran, riset, serta literasi kebanksentralan di lingkungan perguruan tinggi.
Mahasiswa penerima bantuan pendidikan juga akan diberdayakan melalui komunitas Generasi Baru Indonesia (GenBI) sebagai frontliner komunikasi kebijakan Bank Indonesia serta calon pemimpin yang memberikan inspirasi dan manfaat bagi masyarakat. (Asarpua)
Penulis : Serasi Sembiring

