asarpua.com

Tujuh Penipu Modus Masuk Taruna Akpol Naik Sidik di Poldasu

Kabid Humas Poldasu Kombes Pol Hadi Wahyudi. (Foto. Asarpua.com/serasi sembiring)

ASARPUA.com – Medan – Penyidik Subdit IV Renakta Direktorat (Dit) Reskrimum Poldasu telah memeriksa sebanyak tujuh orang atas perkara laporan penipuan dan penggelapan modus memasukan seseorang sebagai Taruna Akpol.

“Kasus penipuan dan penggelapan modus masuk Taruna Akpol dengan terlapor NW sudah naik tahap sidik,” ujar Kabid Humas Poldasu, Kombes Pol Hadi Wahyudi, Kamis (22/02/2024).

Ia mengungkapkan, terhadap terlapor NW telah menjalani pemeriksaan oleh penyidik Subdit IV Renakta Dit Reskrimum Poldasu untuk dimintai keterangannya.

“Iya, NW dimintai keterangan dalam kapasitas terlapor atas laporan polisi dari saudara Afnir, terkait dugaan penipuan dan penggelapan, modusnya bisa memasukan seseorang menjadi polisi,” ungkapnya.

Sebelumnya, Afnir warga Kabupaten Serdangbedagai (Sergai) mendatangi Subdit IV Renakta Direktorat (Dit) Reskrimum Poldasu untuk meminta perlindungan hukum.

Didampingi Kuasa Hukumnya Ranto Sibarani, pria berkumis biasa dipanggil Mener itu mengaku menjadi korban penipuan dan penggelapan oleh seseorang berinisial NW dengan modus penerima anggota Polri.

Ranto saat ditemui wartawan, menerangkan awalnya korban bertemu dengan NW karena menjanjikan bisa memasukkan anaknya sebagai anggota Bintara Polri pada Agustus 2023 lalu.

Selang beberapa waktu kemudian NW kembali menjanjikan karena adanya sisa kuota bisa memasukkan anak korban sebagai Taruna Akpol.

“Selama bertemu dengan NW korban telah ditipu dengan total kerugian mencapai Rp1,3 miliar dengan modus menjanjikan anaknya sebagai anggota Polri,” pungkasnya. (asarpua)

Penulis: Serasi Sembiring

Related News

Akhyar Serahkan 1.376 Unit Notebook Untuk SD dan SMP Negeri Kota Medan

Redaksi

58 Persen Struktur APBD Nisel Tahun 2020 Berpihak Kepada Masyarakat

Redaksi

I Gede Nakti, Sertijabkan Jabatan Kasat Sabhara

Redaksi