asarpua.com

Terlalu, Tak Satupun Pejabat Berwenang Pemko Medan Menerima Kunker Tim Pansus Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Saat Kunker ke Balaikota

Panitia Khusus (Pansus) Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran (P2K) yang melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Balaikota Jalan Kapten Maulana Lubis Medan, Selasa (12/08/2025), tak satupun pejabat terkait dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Medan yang hadir menerima kehadiran Tim Pansus. Kecewa sudah pasti. (Foto. Asarpua.com/handover)

ASARPUA.com – Medan – Sungguh terlalu, ternyata begitu perlakuan dari pejabat Pemerintah Kota (Pemko) Medan kepada para Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kota Medan dari Panitia Khusus (Pansus) Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran (P2K) yang melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Balaikota Jalan Kapten Maulana Lubis Medan, Selasa (12/08/2025), tak satupun pejabat terkait dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Medan yang hadir menerima kehadiran Tim Pansus. Kecewa sudah pasti.

Padahal beberapa saat sebelumnya Wakil Ketua Pansus Lailatul Badri yang akrab disapa Lela berpapasan dengan Pemred Asarpua.com di Gedung DPRD Medan. Politisi PKB ini mengungkapkan akan Kunker ke Balaikota dalam upaya memaksimalkan program kerja terkait proteksi tentang kebakaran di wilayah Kota Medan khususnya gedung bertingkat.

Setelah tidak ada yang menerima kehadiran Tim Pansus di Balaikota Medan, akhirnya Ketua Pansus Edwin Sugesti Nasution, Wakil Ketua Pansus Lailatul Badri, beserta anggota Jusup Ginting Suka, Modesta Marpaung, David Sinaga, dan Andreas Pandapotan Purba meninggalkan Balaikota Medan.

Padahal kehadiran tim Pansus tersebut untuk mengelar rapat bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan dan perwakilan Walikota Medan untuk melakukan pembahasan sistem proteksi kebakaran gedung.

Sesungguhnya sejumlah perwakilan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Medan sudah hadir. Namun, saat tiba di Lantai 2 Ruang Rapat di Balaikota Medan pukul 14.75 WIB tidak ada satu pun pejabat dari Pemko Medan menyambut kedatangan Tim Pansus Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran (P2K).

Dan yang lebih ironisnya justru Ruangan Rapat di Lantai 2 yang seyogyanya dipakai untuk rapat olek Tim Pansus dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Medan ternyata ruangannya dipakai.Tim Pansus yang telah hadir mempertanyakan tempat area rapat, tapi tidak ada ada satu pun staf yang dapat menjawab.

Sementara itu Kasubang Umum Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Ariefiani Riani Dewin yang hadir saat itu juga bingung adanya pemakaian ruang rapat tersebut.

“Kita sudah kordinasi dan telah disampaikan bahwa pertemuan di Ruang Rapat Lantai 2 Balaikota Medan.Tapi, ruangan dipakai,” kata dia.

Tak ingin menunggu yang tak jelas Tim Pansus yang kecewa saat itu langsung meninggalkan Balaikota Medan.

“Untuk apa kita menunggu dan berdiri-diri di sini, balik saja ke DPRD Medan,” kata Modesta Marpaung.

Hingga akhirnya Tim Pansus meninggalkan Balaikota Medan saat itu.

Ketua Pansus Edwin Sugesti Nasution juga menyampaikan rasa kecewa karena tidak adanya persiapan dari Pemko Medan.

“Terkait dengan rencana adanya pembentukan peraturan daerah (Raperda) Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran yang pertama kita kunjungi Balaikota Medan ini. Karena ini pusat pemerintahan kita ingin melihat persiapan untuk penanggulangan dan kebakaran bila terjadi kebakaran. Jadi, kita dapat mengetahui persiapan untuk dimasukan ke Perda. Tapi, kehadiran kita justru tidak diterima,” kata Edwin tanpa mampu menyembunyikan kekecewaannya seraya menambahkan bahwa pihaknya (Tim Pansus) merasa Pemko Medan belum siap.

Hal yang sama juga dikatakan, Wakil Ketua Pansus Lailatul Badri pihaknya sangat kecewa.

“Ranperda Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran (P2K) merupakan usulan dari Pemko Medan.Tapi, hari ini justru kita sangat kecewa karena kehadiran kita tidak diterima di Balaikota Medan. Ini harus menjadi perhatian saudara Walikota Medan kepada jajarannya,” katanya.

Dari amatan wartawan Tim Pansus akhirnya meninggalkan Balaikota Medan dan melanjutkan Kunker ke Gedung Keuangan Negara di Jalan Diponegoro Medan untuk melihat sistem proteksi keamanan kebakaran gedung tersebut. (Asarpua)

Related News

Pemprov dan DPRD Sumut Setujui APBD Tahun 2025 Sebesar Rp13 Triliun Lebih

Redaksi

Demi Kenyamanan Warga, Walikota Medan Ambil Alih Perbaikan Tiga Jalan Provinsi 

Redaksi

Komisi D DPRD Medan akan Gelar RDP Terkait Runtuhnya Cafe di Ringroad

Redaksi