ASARPUA.com – Medan – Kaum petualang dunia wisata dan pecinta sejarah juga harus menyambangi Rumah Sakit Tembakau Deli. Rumah Sakit ini didirikan pada tahun 1899 oleh Mr. Inggerman, Genderal Manager Deli Mij. Gedung ini menyimpan sejarah panjang pelayanan kesehatan di Kota Medan. Selain menjadi saksi bisu perjalanan sebuah sejarah awal berdirinya sebuah rumah sakit di Kota Medan gedung ini juga menyimpan nilai-nilai kemanusiaan.
Rumah Sakit Tembakau Deli berada di Jalan Putri Hijau Medan dibangun oleh Deli Maatshapij untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada para kuli kebun yang datang dari Sumatera Timur. Pada masa kolonial Belanda banyak kuli-kuli yang meninggal. Menghadapi kenyataan ini perusahaan perkebunan Deli Maatshapij lalu mendirikan rumah sakit terlengkap di Kota Medan. Saat ini bangunan terbengkalai dan mulai hancur dimakan zaman.
“Sejarawan Sumut Ichwan Azhari menilai, penghancuran atau penelantara RS Tembakau Deli sama artinya menghancurkan jejak peradaban Kota Medan sekaligus penghancuran memori kota. Karena bangunan RS Tembakau Deli memiliki arti penting bagi sejarah kesultanan Deli dan penjajahan Belanda. Kita tidak akan memiliki memori kota tentang rumah sakit pertama di Sumatera Timur ini. Kita akan kehilangan jejak peradaban dan juga identitas kota. Padahal keberadaan Rumah Sakit Tembakau Deli tidak bisa dipisahkan dari sejarah Kota Medan,” kata Ichwan.
Rumah Sakit Tembakau Deli adalah satu diantara gedung yang harus dilindungi sesuai dengan Peraturan Daerah Kota Medan Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pelestarian Bangunan dan/atau Lingkungan Cagar Budaya. (tania depari/sitasi dari buku Ayo Traveling ke Medan)
Petunjuk
Rumah Sakit Tembakau Deli
Jalan Putri Hijau, Medan, Sumatera Utara
Berada disamping TVRI Stasiun Medan
Tidak jauh dari Rumah Sakit (Rumkit) Kodam I/BB Putri Hijau Medan
Didepan Samsat Putri Hijau Medan
Hanya sepenggalah dari JW Marriott Medan

