Untuk angkutan bus, rute berangkat dari Penyabungan, Sidempuan, Gunungtua, Barus, dan Sibolga menuju Medan. Sementara kereta api dari Tanjungbalai dan Rantau Prapat. Untuk kapal laut, titik keberangkatan dari Belawan menuju Batam.
Menurut Agustinus, puncak arus balik terjadi pada 6-7 April 2025. Pemerintah ingin memastikan perjalanan para pemudik berjalan lancar, aman, dan nyaman dengan memaksimalkan angkutan umum massal.
Beberapa pemudik yang ikut program ini merasa sangat terbantu. Lisna Aritonang, mahasiswi USU asal Rantau Prapat, senang karena bisa hemat biaya dan memilih moda transportasi yang diinginkan.
“Lebaran banyak pengeluaran, jadi program ini sangat membantu. Bisa pilih jadwal dan transportasinya juga,” katanya.
Sri Wahyuni, pegawai swasta yang mudik ke Padang Sidempuan, juga merasa terbantu. “Biasanya susah dapat tiket dan mahal, apalagi pas Lebaran. Program ini terasa banget manfaatnya,” ujarnya.

