asarpua.com

Perkuat Nilai Budaya Bupati Antonius Ginting, Terima Audiensi Lembaga Adat Karo Indonesia

Bupati Karo Antonius Ginting menerima audiensi pengurus Lembaga Adat Karo Indonesia (LAKI) di Ruang Rapat Bupati Matang Sitepu, Kantor Bupati Karo Jalan Jamin Ginting Kabanjahe, Selasa (31/03/2026) (Foto. Asarpua.com/dikkar)

ASARPUA.com – Kabanjahe – Bupati Karo Antonius Ginting menerima audiensi pengurus Lembaga Adat Karo Indonesia (LAKI) di Ruang Rapat Bupati Matang Sitepu, Kantor Bupati Karo Jalan Jamin Ginting Kabanjahe, Selasa (31/03/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Bupati didampingi oleh Wakil Bupati Karo, Komando Tarigan, SP, dan Sekretaris Daerah Kabupaten Karo, Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP., M.M.

​Audiensi ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi sekaligus memaparkan visi dan misi LAKI dalam upaya melestarikan serta membina nilai-nilai adat budaya suku Karo di tengah arus modernisasi.

​Poin-Poin Utama Audiensi:
Pihak LAKI menyampaikan lima tujuan utama pendirian lembaga tersebut kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Karo, di antaranya:
1. ​Pelestarian Budaya: Membina dan melindungi nilai-nilai adat budaya suku Karo agar tetap relevan dan terjaga.
2. ​Kepemimpinan Kolektif: Menghimpun tokoh masyarakat dan tokoh agama secara kolektif dan kolegial.
3. ​Pengawasan dan Resolusi: Mengawasi pelaksanaan adat, menyelesaikan konflik adat, serta merumuskan kedudukan Simantek Kuta (pendiri/pemilik kampung).
4. ​Mitra Pemerintah: Menjadi rujukan dalam kehidupan sosial dan mitra strategis Pemerintah Daerah dalam pembangunan karakter masyarakat.
5. ​Pembaruan Organisasi: Melakukan penguatan internal organisasi melalui mekanisme Musyawarah Besar (Mubes/Runggun Mbelin).

Bupati Karo Antonius Ginting menyambut baik kehadiran LAKI. Beliau menegaskan bahwa pemerintah daerah membutuhkan peran lembaga adat untuk menjaga identitas daerah.

​”Pemerintah Kabupaten Karo sangat mendukung setiap upaya yang bertujuan untuk menjaga warisan budaya kita. Lembaga adat memiliki peran krusial sebagai penengah sosial dan benteng pertahanan budaya bagi generasi muda Karo ke depan,” ujar Bupati Karo

​Senada dengan Bupati, Wakil Bupati Komando Tarigan menambahkan bahwa sinkronisasi antara program pemerintah dengan nilai kearifan lokal sangat penting agar pembangunan di Kabupaten Karo tetap berpijak pada akar budaya Karo.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Asisten II (Perekonomian & Pembangunan), Andreasta Tarigan, AP, M.Si dan Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Karo, Juni Antomi Kemit, S.STP., M.Si. (asarpua)

Penulis: Serasi Sembiring

Related News

Pastikan Kelancaran Mobilitas Angkutan Mudik Nataru 2024/2025, Pembatasan Mobil Barang Diberlakukan di Sumut

Redaksi

Anggota DPRD Medan, Muslim Harahap Raih Doktor Studi Pembangunan USU

Redaksi

Bupati Asahan Saksikan Pemusnahan Surat Suara Tidak Terpakai

Redaksi