asarpua.com

Pemprovsu Susun Strategi Pengembangan Kawasan Unggulan Tiga Sektor

Gubsu Bobby Nasution memimpin rapat bersama Dinas Perkebunan dan Peternakan, serta Dinas Kelautan dan Perikanan, terkait pengembangan kawasan unggulan daerah, di Rumah Dinas Gubsu, Jalan Sudirman  Medan, Kamis (13/11/2025). (Foto. Asarpua.com/Diksu)

ASARPUA.com – Medan – Pemprovsu tengah menyusun strategi pengembangan kawasan unggulan daerah. Tiga sektor utama yang akan dikembangkan yakni perkebunan, perikanan, dan peternakan, dengan fokus menjadikannya komoditas bernilai industri.

Untuk sektor perkebunan, Pemprovsu menetapkan kelapa, kopi, dan aren sebagai komoditas unggulan. Sementara itu, pada sektor perikanan difokuskan pada ikan asin dan ikan teri, sedangkan pada sektor peternakan, tengah dikaji antara sapi potong dan kambing sapera sebagai prioritas pengembangan.

“Masih dalam tahap perencanaan, kita sedang merumuskan strategi yang tepat, bukan hanya sekadar memberikan bantuan lalu terputus, tetapi benar-benar berkelanjutan sehingga outputnya jelas terlihat,” ujar Gubsu Bobby Nasution, saat memimpin rapat bersama Dinas Perkebunan dan Peternakan serta Dinas Kelautan dan Perikanan di Rumah Dinas Gubsu, Jalan Sudirman Medan, Kamis (13/11/2025).

Menurut Bobby Nasution, pengembangan komoditas unggulan Sumut akan dilakukan melalui lima tahapan. Tahap pertama adalah perencanaan (2025–2026), dilanjutkan pengadaan dan pembangunan infrastruktur (2026), penguatan SDM (2026), hilirisasi (2027–2028), dan akhirnya masuk ke skala industri (2029).

“Menuju arah industri tentu membutuhkan waktu, tapi program ini akan memberi dampak signifikan bagi perekonomian Sumut dan meningkatkan kesejahteraan petani serta peternak kita,” jelas Bobby, didampingi Kepala Bappelitbang Sumut Dikky Anugerah Panjaitan.

Program ini sejalan dengan Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto, dan juga merupakan program prioritas Gubsu Bobby Nasution dan Wagub Surya. “Kita harus benar-benar bekerja keras untuk mencapai target ini. Ini bukan pekerjaan mudah dan tentu tidak singkat, tapi dampaknya akan signifikan bagi Sumatera Utara,” pungkasnya. (Asarpua))

 

Related News

Kapolres Madina: Demo Berujung Rusuh, Proses Hukum Pasti Dijalankan 

Redaksi

Wujudkan Nias Daerah Wisata, Pemprovsu Bantu Museum Pusaka Nias

Redaksi

Menteri Susi Tenggelamkan 13 Kapal Berbendera Vietnam

Redaksi