asarpua.com

OJK Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah Melalui Sinergi dan Kolaborasi Bersama GERAK Syariah 2026

OJK Perkuat literasi dan inklusi Keuangan Syariah Melalui Sinergi dan Kolaborasi Bersama GERAK Syariah 2026. (Foto. Asarpua.com/humas)

ASARPUA.com – Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat literasi dan inklusi keuangan syariah melalui sinergi dan kolaborasi bersama para pemangku kepentingan dalam Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026.

Kepala Departemen Surveillance dan Kebijakan Sektor Jasa Keuangan Terintegrasi OJK, Agus Firmansyah, menyampaikan hal tersebut dalam siaran pers yang diterima melalui Kantor OJK Provinsi Sumatera Utara.

Komitmen ini menjadi bagian dari upaya memperluas pemahaman masyarakat serta meningkatkan akses terhadap produk dan layanan keuangan syariah di Indonesia.
Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menegaskan hal tersebut dalam acara penutupan GERAK Syariah 2026 yang digelar di Kantor OJK Menara Radius Prawiro, Jakarta.

Acara tersebut turut dihadiri Menteri Agama Republik Indonesia Nasaruddin Umar, Menteri Koperasi Republik Indonesia sekaligus Ketua Harian Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Ferry Juliantono, serta Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK Dicky Kartikoyono.

Dalam sambutannya, Friderica mengatakan pertumbuhan sektor jasa keuangan syariah yang stabil menunjukkan potensi besar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.
“Fondasi ekonomi dan keuangan syariah yang sudah baik tersebut menjadi kekuatan bagi perekonomian Indonesia,” ujarnya.
Ia menyebut potensi tersebut didukung oleh basis populasi muslim Indonesia yang mencapai sekitar 244,7 juta jiwa.

OJK juga terus mendukung program prioritas pemerintah serta mendorong sektor jasa keuangan syariah agar berkontribusi terhadap Asta Cita melalui berbagai program yang mendekatkan keuangan syariah kepada masyarakat luas.
Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan pembiayaan syariah yang inklusif bagi UMKM, optimalisasi peran sektor keuangan syariah dalam membentuk generasi produktif, serta dukungan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pengentasan kemiskinan.

Sementara itu, Dicky Kartikoyono menekankan pentingnya kolaborasi dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah secara masif dan merata.

“Dengan bergerak bersama, upaya ini dapat menjangkau masyarakat lebih luas dan berkontribusi pada pembangunan ekonomi nasional yang inklusif,” katanya.

Sepanjang pelaksanaan GERAK Syariah 2026, tercatat 1.283 kegiatan literasi, 459 kegiatan inklusi, serta 890 kegiatan sosial. Jumlah peserta edukasi mencapai 8.350.391 orang atau meningkat 31 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Dari sisi kinerja, penghimpunan dana mencapai Rp6,83 triliun dan penyaluran dana sebesar Rp6,86 triliun, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Sementara itu, jumlah penerima manfaat sosial mencapai 266.421 orang dengan dana tersalurkan sebesar Rp86,2 miliar, meningkat dari 158.203 penerima manfaat pada tahun sebelumnya dengan dana Rp30,75 miliar.
Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, dalam sambutannya menegaskan bahwa keuangan syariah harus berjalan seiring dengan sektor ekonomi riil.

“Keuangan syariah akan tumbuh berdampingan dan saling menguatkan dengan aktivitas ekonomi riil seperti UMKM dan industri halal,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, OJK bersama Kementerian Agama juga meluncurkan Buku Edukasi Keuangan Berbasis Agama (ESA) 2026 sebagai panduan praktis pengelolaan keuangan berbasis nilai-nilai agama.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menyebutkan bahwa meskipun populasi muslim Indonesia mencapai sekitar 244 juta jiwa, tingkat perilaku ekonomi syariah masih sekitar 7,6 persen, jauh di bawah Malaysia yang telah mencapai 67 persen.

Ia menilai tren peningkatan tersebut perlu terus didorong agar semakin signifikan di masa mendatang.

Melalui GERAK Syariah 2026 dan peluncuran Buku ESA, OJK menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah melalui penguatan sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan.(asarpua)

Penulis: Serasi Sembiring

Related News

Gubsu Perintahkan Tingkatkan Pembinaan Anak Jalanan

Redaksi

Wagubsu Ajak Masyarakat Manfaatkan Pekarangan Berkebun

Redaksi

Pastikan Ketersedian Bahan Pokok Natal dan Tahun Baru, Pj Gubsu Bersama Mendag Sidak ke Pasar Sukaramai 

Redaksi