Mompang Julu Membara, Mobil Wakapolres Madina Dibakar Warga

763
Emosi warga terus memuncak, lalu menggulingkan 2 unit mobil yang parkir. 2 mobil tersebut lalu dibakar, salah satu mobil dikabarkan milik Wakil Kapolres Madina Komisaris Polisi (Komplo) E Zalukhu. Dan 1 unit lagi dikabarkan milik salah satu aparat TNI Intel Korem yang ikut bertugas pada aksi tersebut. (Foto. ASARPUA.com/benny)

ASARPUA.com – Madina – Aksi demo dengan memblokade jalan yang dilakukan warga Desa Mompang Julu Kecamatan Panyabungan Mandailing Natal (Madina) berujung ricuh. Dua unit mobil dibakar warga, dan beberapa unit sepeda motor juga turut dibakar, Senin (29/06/2020).

Aksi blokade jalan dimulai warga sekitar pukul 10.00 WIB, namun proses mediasi tak berhasil hingga sore.  Tuntutan warga agar Kepala Desa (Kades) diberhentikan belum juga disanggupi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madina. Sehingga warga tersulut emosi lalu terjadi aksi penyerangan warga kepada kepolisian yang melakukan pengamanan dalam aksi tersebut.

Aksi demo dengan memblokade jalan yang dilakukan warga Desa Mompang Julu Kecamatan Panyabungan Mandailing Natal (Madina) berujung ricuh. Dua unit mobil dibakar warga, dan beberapa unit sepeda motor juga turut dibakar, Senin (29/06/2020). (Foto. ASARPUA.com/benny)

Warga menuding oknum Kades melakukan penggelapan dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Desa untuk penanganan dampak Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Awalnya warga melempar batu ke arah personel kepolisian, akibatnya ada beberapa warga yang terkena lemparan mengalami luka-luka.

Emosi warga terus memuncak, lalu menggulingkan 2 unit mobil yang parkir. 2 mobil tersebut lalu dibakar, salah satu mobil dikabarkan milik Wakil Kapolres Madina Komisaris Polisi (Komplo) E Zalukhu. Dan 1 unit lagi dikabarkan milik salah satu aparat TNI Intel Korem yang ikut bertugas pada aksi tersebut.

Selain 2 unit mobil itu, ada juga 2 unit sepeda motor yang turut terbakar. Sepeda motor merek Yamaha Vixion dan Yamaha Mio.

Pantauan Asarpua.com, warga mulai membubarkan diri sekitar pukul 18.45 WIB, tetapi arus lalu lintas belum bisa dibuka untuk kendaraan roda empat. Yang bisa lewat baru kendaraan kereta (sepeda motor). (asarpua)

Penulis: Benny Fatahillah Lubis