asarpua.com

Danrem 031/WB Brigjen TNI Agustatius Sitepu Harap Dukungan Gereja GBKP dalam Penyelesaian Permasalahan Kawasan Taman Nasional Tesso Nilo

Brigjen TNI Dr Agustatius Sitepu saat kunjungan kerja Danrem 031/WB ke Kantor Klasis GBKP Riau-Sumbar, Jumat (20/02/2026). Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan dialog konstruktif antara jajaran TNI dan para tokoh gereja (Foto. Asarpua.com/pendam)

ASARPUA.com – Pekanbaru – Komandan Korem (Danrem) 031/Wira Bima (WB) Brigjen TNI Dr Agustatius Sitepu SSos, MSi, MHan harap tokoh agama dari Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) Runggun Sei Medang, Kabupaten Pelalawan, Riau dapat bekerja sama dan mendukung penyelesaian persoalan kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN).

Harapan tersebut disampaikan Brigjen TNI Dr Agustatius Sitepu saat kunjungan kerja Danrem 031/WB ke Kantor Klasis GBKP Riau-Sumbar, Jumat (20/02/2026). Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan dialog konstruktif antara jajaran TNI dan para tokoh gereja.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Persit KCK Koorcab Rem 031/WB Ibu Ester Rehulina Sembiring, Ketua Klasis GBKP Riau-Sumbar Pdt Soni Petrus Sembiring serta jajaran pengurus klasis, serta perwakilan runggun se-Klasis Riau-Sumbar.

Dalam sambutannya, Brigjen TNI Dr Agustatius Sitepu menekankan pentingnya peran tokoh agama dalam menjaga stabilitas dan kedamaian wilayah, khususnya di Provinsi Riau. Ia berharap GBKP dapat berkontribusi secara langsung dalam mendukung pembangunan serta menciptakan suasana yang kondusif di tengah masyarakat.

“Kami berharap sinergi antara TNI dan tokoh agama terus terjalin dengan baik, termasuk dalam membantu penyelesaian persoalan di kawasan TNTN, Dukungan moral dan peran aktif tokoh agama sangat penting dalam menjaga situasi wilayah tetap kondusif serta terciptanya kedamaian di tengah masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Klasis GBKP Riau-Sumbar, Pdt Soni Petrus Sembiring menyampaikan apresiasi atas kunjungan Danrem 031/WB beserta rombongan. Ia menegaskan bahwa GBKP siap mendukung tugas-tugas TNI, khususnya dalam menjaga situasi wilayah agar tetap aman dan damai.

Menurutnya, kolaborasi antara unsur TNI dan tokoh agama merupakan bagian penting dalam memperkuat persatuan serta menciptakan keharmonisan di tengah keberagaman masyarakat Riau.

Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi dan foto bersama sebagai simbol komitmen bersama dalam menjaga keamanan, kedamaian, serta mendukung pembangunan di Provinsi Riau (Asarpua/rel)

Related News

Kodim Lamongan dan BPBD Tinjau Titik Lokasi Pompanisasi

Redaksi

Pemprov Sumut Harapkan Televisi Terus Berkontribusi Cerdaskan Bangsa

Redaksi

Idul Adha, PWI Sumut akan Sembelih 8 Hewan Kurban

Redaksi