ASARPUA.com – Medan – Wakil Ketua DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai Gerindra (FPGerindra) H Zulkarnaen SKM pertanyakan kesiapan Pemko Medan terkait pembebasan lahan pembangunan Kolam Retensi di Kecamatan Medan Tembung.
Zulkarnaen mempertanyakan hal itu saat menggelar rapat lanjutan penanganan banjir di Jalan Letda Sudjono, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan di Ruang Banmus DPRD Kota Medan Jalan Kapten Maulana Lubis Medan, kemarin.
“Bagaimana kesiapan Pemko Medan membebaskan lahan untuk pembangunan kolam retensi di Medan Tembung,” ucap Zulkarnaen saat memimpin rapat yang dihadiri Kadis PKPCKTR Medan John Ester Lase, Kadis SDABMBK Khairul Azmi, perwakilan BBPJN, perwakilan Jasa Marga, serta perwakilan sejumlah perangkat kerja di lingkungan Pemko Medan tersebut.
Menjawab pertanyaan Zulkarnaen, Kadis PKPCKTR Kota Medan, John Ester Lase, mengaku siap melakukan pembebasan lahan untuk pembangunan Kolam Retensi yang dimaksud pada tahun ini.
“Dinas PKPCKTR siap melakukan pembebasan lahan, tidak ada masalah karena anggaran untuk pembebasan lahan memang selalu disiapkan setiap tahunnya. Apalagi ini untuk penanganan banjir yang merupakan salah satu program kerja prioritas Bapak Walikota Medan,” kata Jhon Ester Lase.
Zulkarnaen juga mempertanyakan kesiapan Dinas SDABMBK Kota Medan dalam mengerjakan pembangunan kolam retensi tersebut.
Kadis SDABMBK Kota Medan Khairul Azmi, mengatakan bahwa pihaknya siap melakukan pembangunan kolam retensi apabila pembebasan lahan telah selesai dilakukan oleh Dinas PKPCKTR Medan.
“Pada prinsipnya kalau sudah dilakukan pembebasan lahan, tentu kita siap melakukan pembangunan kolam retensi tersebut. Itu sudah dianggarkan juga di tahun ini,” jawabnya.
Menimpali apa yang disampaikan Khairul Azmi, John Ester Lase juga meminta pihak BBPJN untuk turut melakukan pembangunan drainase pada wilayah yang dimaksud. Pasalnya, pembangunan kolam retensi akan sia-sia bila tidak disertai dengan pembangunan drainase di sekitarnya.
“Drainase harus segera dibuat pihak BPPJN, jangan sampai kolam retensi tidak berfungsi karena tidak adanya drainase. Kita tidak mau nantinya kolam retensi ini tidak berfungsi dan bahkan menjadi isu proyek mangkrak,” ungkap John Ester Lase.
Terkait hal itu, Zulkarnaen meminta pihak BPPJN agar segera melakukan pembangunan drainase guna menunjang fungsi kolam retensi yang dimaksud. (Asarpua)

