ASARPUA.com – Wimboh Santoso menuturkan, kehadiran OJK di Sumut diharapkan dapat membantu masyarakat Sumut dalam hal perbankan dansistem keuangan yang baik. OJK menyediakan fasilitas intermediasi tabungan atau pembiayaan bagi masyarakat (perusahaan besar, kecil dan sebagainya) melaluisektor jasa keuangan.
Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso bersama Gubernur Sumut (Gubsu), Edy Rahmayadi mengatakan hal itu pada sertijab Kepala OJK KR 5 Sumbagut dari pejabat lama Lukdir Gultom yang kini menjabat sebagai Advisor Senior Deputi Komisioner Perbankan IV.
Yusup Ansori resmi menjabat sebagai Kepala Otoritas Jasa Keuangan Kantor Regional (OJK KR) 5 Sumbagut. Acara serah terima jabatan(sertijab) itu berlangsung di Aula Martabe, Kantor Gubsu, Jalan Diponegoro Medan, Jumat (14/12/2018)
“OJK juga mendorong terciptanya investasi keuangan yang bersihdi masyarakat agar terhindar dari praktek-praktek investasi tidak benar ataubodong. Sekarang marak sekali investasi bodong yang tumbuh di masyarakat. Bilamasyarakat perlu perlindungan, silahkan lapor ke OJK supaya tidak terlibat praktek-praktek investasi bodong,” kata Wimboh.
Sementara Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi mengatakan, dengan terbentuknya OJK maka dapat mencapai sistem keuangan yang baik. Selama ini OJK KR 5 Sumbagut di bawah kepemimpinan Bapak Lukdir Gultom sudah menjalin hubungan yang baik dengan para stakeholder di daerah ini. Termasuk kerjasama dengan Pemprov Sumut dengan membentuk Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), mendorong terbentuknya Jamkrida di Sumut serta mendorong perbankan membentuk Laku Pandai di daerah-daerah pelosok yang kurang terjamah akses perbankan.(as-15)

