asarpua.com

Warga di Medan Mengeluh Air PDAM Tirtanadi Mati 21 Jam Sehari

Warga di Komplek Taman Melati Indah, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, mengeluh air mati 21 jam satu hari sejak awal Agustus 2025. (Foto.Asarpua.com/ilustrasi)

ASARPUA.com – Medan – Warga di Komplek Taman Melati Indah, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, mengeluh air mati 21 jam satu hari sejak awal Agustus 2025. Mereka telah menyurati PDAM Tirtanadi namun belum ada respon.

“Sejak awal bulan Agustus 2025 sampai saat ini air PDAM di komplek kami sering mati total,” ucap salah satu warga, Kamis (04/09/2025).

Warga telah melayangkan surat ke Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milikPemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) ini, namun belum mendapatkan respon. Himawan menjelaskan bahwa air yang mengalir juga keruh dan berbau tidak sedap.

“Akibat seringnya air mati kami warga komplek kesulitan dalam melakukan aktivitas yang membutuhkan air PDAM,” ucapnya.

Hal senada juga disampaikan warga lainnya. Mereka mengatakan bahwa air hidup hanya saat jam 01.00-04.00 WIB dengan intensitas kecil.

“Dari pagi sampai jam 12 malam mati, jam 1 baru nyala sampai jam 4 pagi itupun kecil, terus mati lagi,” sebutnya.

Mereka juga sudah menghubungi Call Center PDAM Tirtanadi, namun mendapat respon yang normatif.

Petugas Call Center PDAM Tirtanadi hanya menyatakan akan menyampaikan kepada pimpinan.

“Sudah pernah 2 kali menelepon ke Call Center PDAM Tirtanadi, Cuma kata petugasnya akan disampaikan kepada pimpinan, tapi nggak datang-datang untuk memperbaiki,” ucapnya.

Warga pun berharap pihak PDAM Tirtanadi segera memperbaiki kondisi distribusi air itu agar supaya warga mendapatkan air yang layak.

“Harapan kami ada tindakan cepat untuk memperbaiki air tersebut agar tidak menyebabkan kerugian bagi warga,” pungkasnya.(Asarpua.com-sumber Detik.com)

Related News

Rico Waas Berkomitmen Jadikan Taman Kota Ramah Anak

Redaksi

Rico Waas Harap PC IMM Kota Medan Miliki Program Kerja Yang Mengakomodir Semuanya

Redaksi

Ketua Komisi A DPRD Medan: Tanah Sari Rejo Ditangani Pemerintah Pusat

Redaksi