Wakil Walikota Harap Banjir di Kota Medan Teratasi Secepatnya

39
Wakil Walikota Medan Akhyar Nasution bersama Bupati Deli Serdang Ashari Tambunan dalam Rapat Sosialisasi Kebersihan dan Mitigasi Pengendalian Banjir Kota Medan dan sekitarnya di Kantor Gubsu, Kamis (11/07/2019). (Foto. ASARPUA.com/hpm)

ASARPUA.com – Medan – Wakil Walikota Medan Akhyar Nasution menghadiri Rapat Sosialisasi Kebersihan dan Mitigasi Pengendalian Banjir Kota Medan dan sekitarnya di Kantor Gubsu, Kamis (11/07/2019).

Wakil Walikota Medan mengatakan perilaku masyarakat yang menjadikan drainase menjadi tempat pembuangan sampah sehingga aliran parit yang telah dibuat oleh pemko medan tidak berfungsi dengan maksimal. Air yang mengalir dari drainasepun tidak dapat masuk ke sungai ketika hujan deras jadi air-air kembali masuk kedalam drainase sehingga drainase menjadi penuh karena tidak dapat menampung debit air yang banyak tersebut kemudian air tersebut meluap hingga ke jalan.

“Seperti yang diketahui bahwa perilaku masyarakat yang menjadikan drainase sebagai tempat pembungan sampah sehingga semua drainase yang ada di Kota Medan ini tidak dapat berfungsi secara maksimal,” kata Wakil Walikota.

Lebih lanjut Akhyar menjelaskan bahwa penanganan ini harus konferensif. Maka dari itu, semua stake holder diundang oleh Gubsu untuk menyelesaikan permasalahan ini agar permasalahan banjir yang ada di Kota Medan dapat segera teratasi.

“Hari ini seluruh stakeholder diundang oleh Gubsu untuk menyelesaikan permasalahan banjir yang ada di Kota Medan karena kita semua berharap banjir yang ada di Kota Medan ini dapat segera tuntas sehingga masyarakat pun senang,” jelas Akhyar.

Kemudian, Wakil Walikota juga meminta kepada masyarakat untuk mengubah pola hidupnya dengan mewadahi sampah jangan membuang sampah di sembarang tempat. Karena selama ini masyarakat lebih suka menyembunyikan sampah dari pada mewadahi sampah.

“Masyarakat juga harus mendukung apa yang ingin dilakukan pemerintah untuk dapat mewujudkan keinginan yang diidam-idamkan selama ini yakni ibu Kota Sumut bebas banjir di tahun 2020 mendatang,” harap Akhyar.

Sementara itu, Gubsu Edy Rahmayadi mengatakan bahwa permasalahan banjir ini merupakan tanggung jawab bersama, karena Kota Medan merupakan ibu Kota Sumut, maka dari itu mari sama-sama ikut serta dalam menangani permasalahan banjir ini agar dapat terwujud bahwa di tahun 2020 Kota Medan bebas dari banjir.(as-01)