ASARPUA.com – Sergai – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 Hijriah di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) Sumatera Utara (Sumut) diisi Wakil Bupati (Wabup) Darma Wijaya, dengan ajakan positif.
Kegiatan ini digelar di Gedung Serbaguna Desa Firdaus Kecamatan Sei Rampah,Serdang Bedagai, Senin (09/12/2019).
Dalam sambutannya Wabup Sergai menyampaikan, kehidupan sekarang cenderung lebih berat. Bahkan mengarah pada pola kehidupan keduniaan yang ditunjukkan oleh sebagian masyarakat.
“Masyarakat saat lebih cenderung mengikat diri dan hatinya kepada tujuan duniawi dan seringkali menabrak serta melanggar aturan dan norma,” ujarnya.
Dalam hal kemasyarakatan, ada lima hal yang kurang baik dan sangat menonjol di masyarakat.
Yaitu pencabulan anak, kekerasan dalam rumah tangga, pemerkosaan, melahirkan di usia dini dan peredaran narkoba,” ujarnya.
Wabup Darma Wijaya mengajak kepada semua yang hadir di sini untuk turut menyosialisasikan bahayanya lima permasalahan di atas.
“Ada juga kasus yang sangat menonjol di kalangan masyarakat yaitu kasus perceraian,” ucapnya.
Menurutnya, pasangan suami istri (pasutri) sangat mudah memilih cerai tanpa memikirkan dampak dari perilaku tersebut.
Karena perceraian dapat memicu kelima hal tersebut terutama anak, yang lebih mudah terpapar narkoba, karena kurangnya pengawasan dari orang tua.
“Saya mengajak para generasi muda untuk turut membantu menekan peredaran narkoba dikalangan masyarakat. Saat ini narkoba telah masuk di kalangan pelajar hingga ke desa-desa, membuat para orang tua menjadi cemas akan para generasi ke depannya,” ungkapnya.
Dia juga menghimbau kepada seluruh masyarakat, agar jangan takut dalam menekan peredaran narkoba. Serta berperan serta dalam membekali anak dengan pendidikan agama yang cukup dan kegiatan yang positif.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Sergai Siswanto menuturkan, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan ajang bagi kita semua untuk lebih mengingatkan kelahiran sang Rasul. Selain itu juga sebagai wadah dalam memperkuat keislaman.
Di Indonesia pada era saat ini, Nahdatul Ulama (NU) merupakan penyeimbang dan penyejuk bangsa. (as/srifin)

