asarpua.com

Setelah Diberitakan, Taman Hutan Kota Kabanjahe Mulai Dirawat

ASARPUA.com – Tanah Karo – Setelah menjadi sorotan dalam pemberitaan sejumlah media, kondisi ruang terbuka hijau (RTH) atau Taman Hutan Kota Kabanjahe Jalan Selamat Ketaren, tepatnya di belakang Kantor Dinas Kesehatan Karo, depan Kantor KPU Karo sudah mulai dirawat.  Tapi perawatannya sepertinya masih sebatas penyemprotan racun rumput. Belum termasuk pohon-pohon yang mati.

Hal ini terlihat dari kondisi semak belukar yang selama ini tumbuh subur di areal taman tersebut saat ini sudah mulai menguning. Juga terlihat hampir mati.
Sejumlah warga yang ditemui  di lokasi merasa bersyukur telah dirawatnya kembali Taman Kota yang selama ini sudah terlantar tak terawat. 

“Tapi baru disemprot saja, mudah-mudahan terus dirawat. Sampah pun masih berserakan di gerbang itu. Kan sayang selama ini dibiarkan terbengkalai, malah bisa jadi sarang ular nantinya,” ucap Nenny Sembiring bersama warga lainnya.

Harapan sejumlah warga agar perawatan taman ini dapat terus dilakukan oleh pemerintah. Sehingga akan bermanfaat sebagai taman rekreasi dan tempat berkumpul serta sarana  berolahraga bagi warga kota Kabanjahe. 

Pantauan ASARPUA.com Selasa (05/03/2019) di lokasi, semak belukar di dalam areal taman tampak sudah mulai menguning dan hampir mati karena sebelumnya telah disemprot dengan racun rumput. Informasi yang dihimpun, penyemprotan  dilakukan tiga hari setelah kondisi taman ini diberitakan di media. Dan penyemprotannya dilakukan oleh petugas dari Dinas Lingkungan Hidup Karo. Namun, sampah yang berada di depan pintu masuk taman masih terlihat berserakan.

Diberitakan sebelumnya, Taman Kota yang berada di jalan Selamat Ketaren, Kabanjahe, kondisinya sangat memprihatinkan. Bahkan tidak berlebihan kalau dikatakan tidak layak disebut sebuah taman. 
Pada pintu masuk taman tampak sampah bekas pembalut wanita dan bekas popok bayi (Pampers) berserak. Di sudut sebelah kiri pintu masuk taman, terlihat tumpukan sampah rumah tangga. Diduga areal tersebut telah dijadikan sebagai tempat pembuangan sampah warga, sehingga menimbulkan aroma yang tidak sedap. 

Begitu juga kondisi di dalam taman tampak tidak adanya perawatan sama sekali. Semak belukar tumbuh subur dimana-mana. Pohon-pohon penghias taman terlihat tumbuh tidak terawat. (as-joh)

Related News

Setelah Diberitakan, Jalan Berlubang di Desa Bawozaua Telukdalam Menuju Gunungsitoli Ditimbun

Redaksi

Taman Hutan Kota Kabanjahe Kurang Terawat

Redaksi