asarpua.com

Sepekan, Poldasu Ungkap 70 Kasus Narkoba

Kapoldasu Irjen Whisnu Hermawan Februanto, didampingi Wakapolda Brigjen Pol Rony Samtana saat konferensi pers kasus Narkoba. (Foto. Dok/Humas)

ASARPUA.com – Medan – Dalam kurun waktu sepekan, periode 16 – 23 Desember 2024, Ditresnarkoba Poldasu bersama jajaran berhasil mengungkap 70 kasus Narkoba. Dari pengungkapan tersebut, sebanyak 92 tersangka berhasil diamankan, yang terdiri dari 9 pengguna dan 83 bagian dari jaringan pengedar.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata keseriusan Poldasu dalam memberantas peredaran Narkoba yang semakin marak. Barang bukti yang disita sangat signifikan, meliputi 73,93 kilogram sabu, 173 gram ganja, dan 143.018 butir pil ekstasi.

Selain itu, sejumlah barang bukti lainnya turut diamankan, seperti 8 sepeda motor, 6 mobil, dan 1 becak yang digunakan para pelaku untuk melancarkan aksinya. Aparat juga menyita uang tunai senilai Rp3.502.000, 5 timbangan digital, serta 2 alat hisap sabu. Barang bukti tersebut menggambarkan skala besar jaringan narkotika yang berhasil diungkap oleh Poldasu.

Kapoldasu Irjen Whisnu Hermawan Februanto, melalui Kabid Humas Kombes Hadi Wahyudi, menyampaikan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan komitmen Poldasu dalam memberantas peredaran Narkoba di wilayah hukum Sumatera Utara (Sumut).

“Keberhasilan ini menunjukkan tekad kami untuk terus menindak tegas para pelaku narkotika, terutama jaringan pengedar yang menjadi ancaman nyata bagi generasi muda,” katanya.

Hadi menambahkan bahwa kerja keras aparat tidak hanya berhenti pada pengungkapan kasus, tetapi juga pada upaya memutus mata rantai peredaran Narkoba.

“Kami berkomitmen untuk memberantas jaringan narkotika hingga ke akarnya, melalui penyelidikan mendalam dan kerja sama dengan berbagai pihak,” jelasnya.

Dengan pengungkapan besar ini, Poldasu kembali menegaskan posisinya di garis depan dalam perang melawan narkotika. Kepolisian akan terus meningkatkan intensitas operasi, baik di tingkat preemtif, preventif, maupun represif, untuk memastikan bahwa Sumut menjadi wilayah yang aman dan bebas dari ancaman peredaran narkotika. (Asarpua)

Penulis: Serasi Sembiring

Related News

Bupati Karo Dampingi Kapolda Cek Pembangunan Masjid Al-Falah Sukanalu

Poldasu Tidak Keluarkan SKCK Kepada Pelaku Geng Motor

Poldasu Pastikan Kamtibmas Kondusif Pasca Pelantikan Presiden dan Wapres RI