Pemkab Nisel Akan Santuni 4 Siswa yang Hanyut Akibat Banjir

623
Foto Wakil Bupati Nisel Sozanolo Ndruru. (Foto. ASARPUA.COM/halawa)

ASARPUA.COM – Nias Selatan, Pemerintah Kabupaten Nias Selatan berencana akan meninjau lokasi peristiwa banjir yang menelan 4 orang korban jiwa pada Senin lalu. Ke-empat orang korban tersebut masih berstatus pelajar warga Desa Balomburuzo Orahua Kecamatan Idanotae Kabupaten Nias Selatan.

“Selain meninjau lokasi, kita juga akan menyantuni pihak korban,” Kata Wakil Bupati Nias Selatan Sozanolo Nduru saat ditemui di ruang kerjanya, Jln. arah Lagundri-Sorake Km 5 Kecamatan Fanayama, Kamis, (06/09/2018).

Dia mengatakan bahwa pihak Pemkab Nisel tetap peduli terhadap setiap warganya yang mengalami bencana. bahkan kata dia, pihaknya akan melakukan langkah-langkah untuk mencari solusi agar sungai yang selalu dilalui oleh warga dan anak-anak sekolah dibangun walau hanya berupa darurat sehingga masyarakat dan anak-anak sekolah tidak kuatir lagi dengan keselamatan mereka.

Tak hanya itu, pihaknya juga akan mendorong pihak Desa yang warganya masih melintasi sungai untuk menganggarkan pembangunan jembatan gantung guna menghindari bencana jika terjadi banjir.

Sementara diketahui, ke-empat siswa yang hanyut ketika menyeberangi sungai Borofino Kecamatan Idanotae saat pulang sekolah pada Senin lalu sudah ditemukan dalam kondisi tidak tidak bernyawa lagi.

Para korban merupakan bersaudara sepupu dan usai dua korban terakhir ditemukan selanjutnya dikebumikan satu liang, pada Rabu (5/9).  Ke-empat korban tersebut sebelumnya disatukan di rumah kakeknya Rani Hesi Hulu di Desa Balomburuzo Orahua, Kecamatan Idanotae.

Karena melihat kondisi jenazah yang sudah mulai mengeluarkan bau tak sedap akhirnya pihak keluarga dan kerabat berinisiatif memakamkan para korban di Desa Balomburuzo Orahua Kecamatan Idanotae.

Sebelumnya, Kapolres Nisel AKBP Faisal Napitupulu SIK MH menginformasikan, bahwa korban yang hanyut di sungai Borofino bernama Kristina Hulu (6), Putri Hulu (5), Roberton Tafonao (8) dan Viterman Hulu (13).

Baca Juga  Protes Keras Warnai Rekapitulasi Perolehan Suara Tanahmasa dan Simuk Nisel

Mereka menjadi korban setelah terbawa arus banjir waktu melewati sungai Borofino sepulang dari sekolah pada Senin lalu.

Penulis: Sadari Halawa