asarpua.com

Pegiat Lingkungan Akui Gubsu Bobby Nasution Punya Kepedulian Terhadap Kelestarian Hutan

Direktur TaHuKah Erwin Alansyah Siregar memberikan apresiasi terhadap kepedulian Gubsu Bobby Nasution pada kelestarian hutan dan keragaman hayati Jumat (31/10/2025) di Hotel AIHO, Jalan Adam Malik Medan. (Foto. Asarpua.com/diksu)

ASARPUA.com – Medan – Direktur Yayasan Tangguh Hutan Khatulistiwa (TaHuKah) Erwin Alamsyah Siregar mengakui, Gubernur Sumatera Utara (Guabsu) Bobby Nasution memiliki kepedulian yang tinggi terhadap kelestarian hutan dan keanekaragaman hayati di Sumatera Utara (Sumut). Menurutnya, Gubsu Bobby serius dalam upaya melindungi kawasan hutan dari ancaman kerusakan dan menjaga keseimbangan ekosistem.

Keseriusan tersebut terlihat dari penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Provinsi Sumut dan tiga lembaga swadaya masyarakat (NGO) di Tapanuli Selatan terkait perlindungan kawasan Hutan Batang Toru, pada 27 Oktober lalu.

“Perhatian beliau sangat tinggi. Terbukti, beliau langsung menandatangani kerja sama dengan kami. Ini bukti nyata keseriusannya mendukung kegiatan pelestarian hutan di lapangan,” ujar Erwin Alamsyah Siregar usai kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertema Fungsi Ekosistem Batang Toru terhadap Keberlangsungan Habitat Orangutan Tapanuli di Hotel AIHO, Jalan Adam Malik, Medan, Jumat (31/10/2025).

Sejumlah NGO yang ada di Tapanuli, menurut Erwin, juga punya hubungan yang intens dengan OPD Pemprovsu. Kegiatan FGD kali ini yang membahas rencana relokasi jalan AEK Latong/Batu Jomba juga hasil dari kerja sama dengan Pemprovsu.

“Kami sudah dua kali bekerja sama dengan Bappelitbang melaksanakan kegiatan yang hampir sama, kami juga punya hubungan yang intens dengan Dinas LHK Pemprov Sumut seperti bersama-sama meninjau hutan dengan KPH (Kesatuan Pengelolaan Hutan),” kata Erwin.

Erwin juga mengapresiasi komitmen Bobby Nasution mencapai target net-zero emission di tahun 2045. Padahal, Indonesia sendiri menargetkan net-zero emission di tahun 2060.

“Saya ingat Pak Gubernur menekankan net-zero emission di tahun 2045 untuk Sumut, sementara APL-APL bernilai konservasi tinggi merupakan target FOLU Net Sink Sumut, Pemprovsu dan Pemkab harus berkolaborasi kuat untuk memberikan perlindungan lebih pada Kawasan itu,” ungkap Erwin. (Asarpua)

Related News

Pemko Medan Kembali Uber PKL di Beberapa Lokasi

Redaksi

Yonmarhanlan I Bagikan Sembako dan Nasi Bungkus kepada Warga

Redaksi

Gubsu Kembali Imbau ASN Netral di Pemilu

Redaksi