asarpua.com

LSM Penjara Indonesia Kabupaten Karo Kritisi Maraknya Pungli di Sekolah

ASARPUA.com – Tanah Karo – Maraknya pungutan liar yang terjadi di sekolah-sekolah negeri saat ini, khususnya di Kabanjahe, Kabupaten Karo membuat para orang tua mulai resah. Juga memicu komentar dari berbagai elemen masyarakat, satu diantaranya LSM Penjara Indonesia Kabupaten Karo.

Ketua LSM Penjara Indonesia Kabupaten Karo, Budianta Sembiring mulai angkat bicara. Bahkan menurut dia, kepala sekolah yang melakukan pungutan yang tidak jelas juntrungannya, harus segera diperiksa dan diusut tuntas sampai ke akar-akarnya.

Hal ini disampaikan Budianta ketika ditemui ASARPUA.com di Mapolres Tanah Karo, saat hendak melaporkan kasus tersebut bersama timnya, Selasa (16/07/2019).

Menurut Budianta, sudah seharusnya pungutan-pungutan yang memberatkan orang tua siswa di sekolah ditiadakan. Karena, untuk membantu kegiatan belajar mengajar atau operasional sekolah, pemerintah telah mengucurkan dana bantuan yang cukup besar melalui  Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Untuk itu pihaknya mengaku, tidak akan main-main, dan tetap akan memainkan orang-orang yang bekerja di dunia yang mencerdaskan anak bangsa ini.

“Kalau perlu, Kadisdik Provsu dicopot jabatannya, dan kepala sekolah yang diduga melakukan pungli segera diperiksa,” tegas Budianta.

Selain itu katanya, penggunaan dana BOS disetiap sekolah yang telah melakukan pungutan-pungutan berdalih bantuan itu, harus diperiksa dan diaudit oleh lembaga auditor yang independen. Agar lebih trasparan dan kasusnya menjadi terang benderang.

“Karena besar kemungkinan, penetapan alokasi dan penyaluran dana BOS diduga tidak sesuai juknis dan tidak melalui tahapan-tahapan yang diatur dalam Permendikbud Nomor 18 Tahun 2019,” duganya.

Ditambahkan Budianta lagi, pengutipan yang terjadi seperti di SMA Negeri 2 dan SMA Negeri 1 Kabanjahe, Kabupaten Karo harus segera disikapi Kepala Dinas Pendidikan Provsu, agar tidak memicu terjadinya konflik horizontal ditengah-tengah masyarakat.

“Kalau hal ini tidak segera disikapi, maka LSM Penjara Indonesia Kabupaten Karo akan bergerak dengan bahasanya sendiri,” tutup Budianta. (as-joh).

Related News

Abdul Latif: Pansus Covid-19 Dibentuk untuk Menyahuti Kegelisahan Masyarakat 

Redaksi

Sekdaprovsu Minta Disbudparekraf Lebih Kreatif Lahirkan Program Kegiatan

Redaksi

Dewan Pakar: Tol Medan-Berastagi Tingkatkan Daya Saing 11 Kabupaten Sumut/Aceh

Redaksi