asarpua.com

Jelang Idul Fitri, Bupati Labuhanbatu Perkuat Pengendalian Inflasi dan Digitalisasi Daerah

Bupati Labuhanbatu, Maya Hasmita memberikan plakat cenderamata kepada Kepala Perwakilan Bank Indonesia Pematangsiantar, Ahmadi Rahman Muqorobin, saat menghadiri Rakor Tim Pengendalian Inflasi Daerah dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah, Selasa (03/03/2026), di Kantor Rapat Bupati, Jalan Sisingamangaraja Rantauprapat. (Foto: Asarpua.com/Dikla)

ASARPUA.com – Labuhanbatu – Bupati Labuhanbatu, Maya Hasmita berkomitmen menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat menjelang hari raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Komitmen itu ditegaskan bupati saat memimpin rapat koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), Selasa (03/03/2026), di Kantor Rapat Bupati, Jalan Sisingamangaraja Rantauprapat.

Rapat strategis tersebut dihadiri Kepala Perwakilan Bank Indonesia Pematangsiantar, Ahmadi Rahman Muqorobin, Sekda Ir Hasan Heri Rambe, para Asisten Setdakab, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Kehadiran pihak Bank Indonesia menjadi sinyal kuat bahwa pengendalian inflasi dan percepatan digitalisasi daerah membutuhkan sinergi lintas sektor,” sebut Bupati Maya dalam rapat tersebut.

Dalam arahannya, bupati menekankan bahwa pengendalian inflasi bukan sekadar soal angka dan statistik, melainkan menyangkut langsung kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, stabilitas harga bahan pokok menjelang Idul Fitri menjadi perhatian utama agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dan merayakan hari besar keagamaan dengan tenang.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu, saya mengucapkan terima kasih atas kunjungan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Pematangsiantar beserta rombongan ke Kabupaten Labuhanbatu,” ujar Bupati.

Ia berharap pertemuan tersebut tidak berhenti pada seremoni semata, tetapi mampu melahirkan langkah konkret dan solusi nyata dalam memperkuat perekonomian daerah.

Sementara itu, Ahmadi Rahman Muqorobin menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan memperkuat kolaborasi dalam menjaga ketahanan pangan serta mendorong percepatan digitalisasi sistem pembayaran non-tunai melalui pemanfaatan QRIS. Ia mengungkapkan, capaian digitalisasi di Labuhanbatu menunjukkan tren menggembirakan.

“Tren tersebut tercermin dari Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) yang telah mencapai kategori digital sebesar 95,5 persen,” ungkapnya.

Selain itu, tambahnya, pemanfaatan kanal digital untuk Pendapatan Daerah juga telah menembus angka 75 persen, capaian yang menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam membangun tata kelola keuangan yang modern dan transparan.

Dalam forum tersebut, turut disampaikan sejumlah rekomendasi strategis untuk mendukung optimalisasi ETPD dan Championship TP2DD. Di antaranya melanjutkan optimalisasi penerimaan pajak dan retribusi daerah, pemberian insentif bagi masyarakat dan OPD, penyusunan serta pemutakhiran roadmap TP2DD, penguatan regulasi pendukung, hingga peningkatan capacity building yang terdokumentasi secara sistematis.

Rapat berlangsung dinamis dengan sesi diskusi interaktif bersama para pimpinan OPD. Berbagai masukan dan gagasan disampaikan demi memastikan kebijakan pengendalian inflasi dan digitalisasi benar-benar berdampak bagi masyarakat. Rakor tersebut diakhiri dengan pemberian cenderamata dan foto bersama, menandai komitmen bersama menjaga stabilitas ekonomi dan memperkuat transformasi digital di Labuhanbatu. (Asarpua)

Reporter: Martin Tarigan

Related News

Razia Gabungan Polres, Kodim dan Pemkab Labuhanbatu Sasar THM dan Pakter Tuak

Pemkab Labuhanbatu Catat Angka Ketimpangan Gender Turun dan IPM 2024 Naik

Syukuran HUT ke-80 Pemkab Labuhanbatu Meriah, Dihadiri Masyarakat dan Forkopimda

Redaksi