ASARPUA.com – Karo – Bupati Karo, Antonius Ginting menghadiri sekaligus memimpin secara langsung Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 tingkat Kecamatan yang dilaksanakan di Lau Baleng, Rabu (11/02/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Karo menyampaikan bahwa Musrenbang ini merupakan forum strategis untuk menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan arah kebijakan pembangunan daerah. Beliau menekankan bahwa tahun 2027 merupakan tahap kedua pelaksanaan RPJMD Kabupaten Karo 2025–2029 dengan tema: “Penguatan Program Strategis Daerah untuk Mempercepat Terwujudnya Kabupaten Karo yang Unggul dan Sejahtera.”
Bupati menggarisbawahi beberapa poin krusial dalam perencanaan pembangunan mendatang:
Aspirasi Berbasis Kebutuhan Riil: Bupati meminta agar perencanaan yang disusun benar-benar didasarkan pada kebutuhan mendesak masyarakat, bukan sekadar keinginan, mengingat kapasitas fiskal daerah yang masih terbatas.
Kemandirian Fiskal (PAD): Pemerintah Kecamatan dan Desa didorong untuk aktif melakukan pendataan dan optimalisasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta potensi pendapatan lokal lainnya guna mengurangi ketergantungan pada dana transfer pusat.
Gerakan Indonesia ASRI: Mengikuti arahan Presiden RI, Bupati menekankan pentingnya pemeliharaan infrastruktur melalui semangat gotong royong agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara berkelanjutan.
Tertib Administrasi Aset: Mengimbau kejelasan status hukum aset tanah dan bangunan untuk menghindari permasalahan hukum di masa depan.
Pemanfaatan Teknologi: Mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bijak menggunakan media sosial sebagai sarana komunikasi publik yang konstruktif dan informatif.
”Ukuran keberhasilan bukan pada banyaknya usulan, melainkan pada ketepatan prioritas yang berorientasi pada dampak dan manfaat yang terukur bagi masyarakat,” tegas Bupati Karo.
Respon Cepat: Bupati Tinjau Lokasi Kebakaran di Desa Lau Kesumpat
Usai memimpin agenda formal Musrenbang di Lau Baleng, Bupati Karo langsung bergerak cepat menuju Desa Lau Kesumpat, Kecamatan Mardingding. Kunjungan mendadak ini dilakukan untuk meninjau lokasi musibah kebakaran sekaligus memberikan dukungan moril kepada para korban.
Berdasarkan data di lapangan, tercatat sebanyak 7 unit rumah warga hangus terbakar. Selain itu, terdapat 2 unit rumah terpaksa dirusak/dirobohkan secara sengaja oleh warga dan petugas guna memutus rambatan api agar tidak meluas ke bangunan di sebelahnya. Dengan demikian, total terdapat 9 unit rumah yang mengalami kerusakan dalam musibah tersebut.
Di lokasi, Bupati Karo menyerahkan bantuan secara simbolis untuk meringankan beban warga yang terdampak. Beliau menyampaikan rasa prihatin yang mendalam dan menginstruksikan jajaran terkait untuk memastikan bantuan logistik dan administrasi bagi korban tersalurkan dengan baik.
”Pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat yang sedang tertimpa musibah tidak merasa sendirian. Bantuan ini diharapkan dapat membantu kebutuhan mendesak keluarga korban,” ujar Bupati Karo di sela-sela kunjungannya.
Aksi cepat ini mendapat apresiasi dari warga setempat yang merasa terbantu dengan kehadiran langsung pimpinan daerah di tengah situasi sulit. (Asarpua)
Penulis : Serasi Sembiring

