asarpua.com

Bobby Nasution: Perencanaan Kerja 2025 Harus Berdampak Kemajuan Ekonomi dan Peningkatan Pelayanan

Bobby Nasution menyerahkan penghargaan kepada lima perangkat daerah sebagai bentuk apresiasi atas kinerja dan kepatuhan terhadap anggaran tahun 2023. Adapun kelima perangkat daerah tersebut yakni Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kota Medan dan Dinas Sosial. Kemudian, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan, Badan Keuangan dan Aset Daerah serta Bappeda Kota Medan. (Foto. Asarpua.com/dikdan)

ASARPUA.com – Medan – Saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Medan Tahun 2025 di Four Point Hotel, Jalan Gatot Subroto Medan, Kamis (29/02/2024), Walikota Medan Bobby Nasution mengingatkan, perencanaan kerja yang akan dilakukan untuk tahun 2025 harus berdampak terhadap kemajuan perekonomian dan peningkatan kualitas pelayanan bagi masyarakat.

Hal tersebut, kata Bobby Nasution, harus dimulai lewat peran pemerintah daerah (Pemda) secara inklusi sehingga kehadirannya bisa dirasakan di tengah-tengah masyarakat secara luas. “Dalam peningkatan ekonomi misalnya, Pemko Medan harus bisa dimanfaatkan pelaku-pelaku UMKM sebagai tempat untuk pengembangan ilmu, usaha dan marketnya mereka agar terus bisa merasakan manfaat dari Pemko Medan,” katanya.

Sekda Provinsi Sumut Arief Sudarto Trinugroho, Forkopimda Kota Medan, Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman, seluruh pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemko Medan, camat se-Kota Medan serta stakeholder pembangunan di Kota Medan turut hadir dalam Musrenbang yang mengusung tema “Pemantapan Kualitas Pelayanan Publik dan Perekonomian dalam Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat Menuju Medan Berkah, Maju dan Kondusif” tersebut.

Menantu Presiden Joko Widodo ini selanjutnya, menekankan agar pembangunan yang saat ini dilakukan tidak hanya sekadar untuk selesai dikerjakan dan dipandang tapi bisa dimanfaatkan. Selain itu, tambahnya, baik kegiatan, fasilitas bangunan fisik juga kebijakan kiranya dapat memikirkan dan melibatkan para penyandang disabilitas.

Di kesempatan itu, Bobby Nasution juga menegaskan agar persoalan narkoba harus tetap menjadi perhatian bersama. Dikatakannya, bagaimana caranya agar setiap kegiatan, program dan kebijakan yang dihadirkan untuk memastikan agar persoalan narkoba bisa berkurang secara signifikan sehingga di tahun-tahun berikutnya perencanaannya bukan lagi bisa mengurangi tapi sudah menghilangkan narkoba.

“Untuk itu, kepada seluruh skateholder, peran kita bukan hanya sekadar di awal tahun untuk merencanakan perencanaan tahun depan, tapi peran kita adalah sepanjang tahun, sepanjang waktu untuk menjalankannya dan memonitoringnya bersama-sama. Jadi, jika kami mampu melayani masyarakat itu pasti juga karena dukungan hebat dari semua stakeholder yang ada,” terangnya.

Terakhir, orang nomor satu di Pemko Medan ini berharap agar para pimpinan perangkat daerah dapat menjalin kolaborasi dan kerja sama dengan banyak pihak guna pemanfaatan potensi-potensi yang dimiliki. “Jadi, dari kerja sama yang dilakukan tentu ada manfaat yang dihasilkan termasuk memberi input, income atau pemasukan bagi daerah,” tambahnya.

Selanjutnya, Bobby Nasution menyerahkan penghargaan kepada lima perangkat daerah sebagai bentuk apresiasi atas kinerja dan kepatuhan terhadap anggaran tahun 2023. Adapun kelima perangkat daerah tersebut yakni Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kota Medan dan Dinas Sosial. Kemudian, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan, Badan Keuangan dan Aset Daerah serta Bappeda Kota Medan. (Asarpua)

Related News

Anggota Dewan Entah Dimana, Puluhan Karyawan PT Unibis Unras di DPRD Medan

Redaksi

Jawara di Pileg Karo 2019 Eko Afrianta Sitepu, Mohon Doa Restu

Redaksi

Gubsu Salat Iduladha di Lapangan Merdeka

Redaksi