asarpua.com

KPUD Nisel Gelar Rapat Koordinasi Tentang Pemilu Susulan

ASARPUA.com – Nias Selatan – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Nias Selatan menggelar rapat kordinasi dengan stakeholder Nisel terkait  Pemungutan Suara Susulan (PSS), Pemilihan Lanjutan (PL) dan Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang dijadwalkan pada Selasa 23 April 2019 di 5 Kecamatan. Rapat di gelar di Aula Wisma Yonas Jalan Pasir Putih Telukdalam, Minggu (21/04/2019) sore.

Hadir saat itu, Ketua Bawaslu Provisi Syafrida R. Rasahan, SH, dan Anggota Suhadi Sukendar Situmorang, SH., MH, Ketua KPU Provsu Yulhasni dan Anggota, Ketua KPUD Kabupaten Nias Selatan Edward Duha, Ketua Bawaslu Filipus F. Sarumaha, Wakapolres Nias Selatan Kompol Bonggas Simarmata, SH, Sekdakab Nias Selatan Ir. Ikhtiar Duha, MM, Kasi Intel Kejari Nisel Satria DP. Zebua, SH dan sejumlah Pimpinan Parpol dan Caleg.

Ketua KPU Provinsi Sumatera Utara mengatakan bahwa dari pengamatan pihaknya terkait rekomendasi Bawaslu, tidak ada hal yang bersifat luar biasa di setiap TPS. Bahkan kata dia, ada yang lebih luar biasa lagi seperti di Kabupaten Tapanuli Tengah. jadi, secara sederhana pelaksanaan pesta Demokrasi di Kabupaten Nias Selatan sudah terlaksana dengan baik,” sebutnya.

Oleh karena itu, pihaknya mengharapkan dukungan Bupati Nias Selatan untuk membantu mensosialisasikan kepada masyarakat tentang jadwal pelaksanaan Pemungutan Suara Susulan, pemungutan lanjutan dan pemungutan suara ulang yang akan dihelat pada hari Selasa 23 April 2019.

“Dan kepada Teman – teman Bawaslu Provinsi Sumatera Utara dan Bawaslu Kabupaten Nias Selatan juga agar dapat membantu pelaksanaan kegiatan ini. Tanpa kerjasama yang baik, maka pelaksanaan kegiatan pesta Demokrasi ini sia – sia,”pungkasnya.

Ia juga meminta maaf kepada seluruh masyarakat Kabupaten Nias Selatan dan khususnya di 5 Kecamatan, atas tidak sampainya logistik Pemilu dibeberapa TPS tersebut.

Ketua KPUD Nias Selatan Edward Duha mengatakan bahwa gagalnya pendistribusian logistik di 5 Kecamatan, akibat kondisi gudang logistik yang sangat sempit, dan masalah tenaga kerja logistik. “Lalu, sehari sebelum pemungutan suara, kondisi Kota Telukdalam juga di guyur hujan,”ujarnya.

Untuk mengantisipasi kondisi logistik agar tidak basah/rusak, karena cuaca yang kurang mendukung saat itu, sambung dia, terpaksa logistik berada dibawah tenda dan saat itu juga sudah siap didistribusikan. “Namun, akibat cuaca yang kurang mendukung itu, makanya logistik dimasukan kembali ke dalam gudang. jadi, itulah salah satu kendala keterlambatan pendistribusian logistik,”jelasnya. (as-hal)

Related News

Komite Sekolah SMAN 1 Tiganderket Temui Wagubsu Terkait Dana BOS

Redaksi

Ketum PMS: Masalah Kiki Diselesaikan Secara Kekeluargaan

Redaksi

Paul Mei Simanjuntak ajak Warga Manfaatkan Pekarangan

Redaksi