asarpua.com

Wabendum Badko HMI Sumut Apresiasi Kinerja Polres Tanah Karo

Wabendum Badko HMI Sumatera Utara periode 2022–2024, Fauzan Hariansyah Bangun, menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap kinerja AKBP Pebriandi Haloho selaku Kapolres Kabupaten Karo. (Foto. Asarpua.com/ handover)

ASARPUA.com – Karo – Wabendum Badko HMI Sumatera Utara periode 2022–2024, Fauzan Hariansyah Bangun, menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap kinerja AKBP Pebriandi Haloho selaku Kapolres Kabupaten Karo beserta jajaran dalam menindak peredaran narkoba dan praktik perjudian di wilayah Kabupaten Karo.

Menurut Fauzan, pergantian kepemimpinan di tubuh kepolisian selalu menghadirkan harapan baru bagi masyarakat. Dalam beberapa bulan terakhir, ia menilai terdapat indikator yang menunjukkan bahwa jajaran Polres Kabupaten Karo bekerja secara konkret dan strukur, bukan sekadar simbolik.

“Berdasarkan data dan pemberitaan terbuka, kita melihat dalam beberapa bulan terakhir, jajaran Polres Kabupaten Karo melalui Satresnarkoba dan Satreskrim aktif mengungkap kasus peredaran narkotika, perjudian, serta tindak pidana kriminal berat. Pengungkapan ladang ganja dan penangkapan pelaku narkoba menunjukkan adanya kerja intelijen dan operasi lapangan yang berjalan.,” ujarnya.

Ia juga menyoroti kinerja Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) yang berhasil mengungkap sejumlah kasus pembunuhan. Menurutnya, pengungkapan kasus-kasus berat membutuhkan kapasitas investigasi, koordinasi tim, dan konsistensi penyelidikan yang tidak sederhana.

Selain aspek penegakan hukum, Fauzan menilai manajemen internal di Polres Kabupaten Karo juga menunjukkan arah positif. Pemberian penghargaan kepada personel berprestasi dinilai sebagai bentuk evaluasi berbasis kinerja yang dapat mendorong profesionalisme dan meningkatkan moral anggota.

“Institusi yang kuat dibangun dari sistem yang menghargai kinerja. Apresiasi terhadap personel berprestasi adalah bagian dari membangun budaya kerja yang sehat,” tambahnya.

Di sisi lain, Polres Kabupaten Karo juga dinilai memperkuat pelayanan publik, termasuk penanganan kasus perempuan dan anak serta pengamanan jalur wisata pada momentum tertentu. Pendekatan ini dinilai menunjukkan bahwa fungsi kepolisian tidak hanya represif, tetapi juga preventif dan pelayanan.

Meski demikian, Fauzan menegaskan bahwa tantangan pemberantasan narkoba dan perjudian di Tanah Karo masih membutuhkan konsistensi dan pengawasan berkelanjutan.

“Kita tentu tidak mengatakan semuanya sudah sempurna. Namun, fakta publik menunjukkan adanya kerja nyata. Ke depan, yang dibutuhkan adalah konsistensi, transparansi, dan sinergi dengan masyarakat,” tegasnya.

Sebagai Founder Bumi Turang Institute, ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung upaya pemberantasan narkoba dan judi, karena keamanan dan ketertiban bukan hanya tugas kepolisian, melainkan tanggung jawab kolektif seluruh elemen daerah. (Asarpua)

Related News

Bupati Karo Terima Panitia Pencanangan Tahun Gereja GBKP 2020

Redaksi

HUT ke-74 Bhayangkara, Semoga Poldasu Semakin Profesional

Redaksi

Rakor Inflasi dan Situasi Pascademo Bersama Mendagri, Wagubsu Instruksikan Jajaran Tingkatkan Koordinasi dan Kolaborasi

Redaksi