asarpua.com

Unimed Wisuda 2.255 Lulusan, Rektor : Perguruan Tinggi Memiliki Tugas Untuk Menyiapkan Generasi Emas 2045

Rektor Universitas Negeri Medan (Unimed), Prof Dr Baharuddin melantik wisudawan. (Foto. Asarpua.com/Humas)

ASARPUA.com – Medan – Rektor Universitas Negeri Medan (Unimed), Prof Dr Baharuddin mengatakan, perguruan tinggi memiliki tugas untuk menyiapkan Generasi Emas 2045. Hal itu merupakan tantangan yang menjadi bagian dari program Kementeriaan Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi (Diktisaintek).

Prof Baharuddin mengatakan , Unimed wajib menjawab tantangan itu dengan mempersiapkan lulusannya untuk menjadi penggerak utama perubahan sosial dan ekonomi bangsa.

Demikian disampaikan Prof Baharuddin di hari pertama wisuda periode November 2025 di Gedung Auditorium Unimed, Senin (24/11/2025). Acara wisuda akan berlangsung selama 4 hari.

Di periode ini, sebanyak 2.255 mahasiswa yang diwisuda. Adapun rinciannya yakni lulusan Program Pascasarjana (6 orang). Lulusan Fakultas Ilmu Pendidikan (322). Lulusan Fakultas Bahasa dan Seni (445). Lulusan Fakultas Ilmu Sosial (207).
Kemudian lulusan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (377). Lulusan Fakultas Teknik (195). Lulusan Fakultas Ilmu Keolahragaan (141)Lulusan Fakultas Ekonomi (333) dan Program Profesi Guru (229).
“Pendidikan tinggi tidak hanya berperan sebagai penyedia ilmu pengetahuan, tetapi harus mampu sebagai penggerak utama perubahan sosial dan ekonomi bangsa. Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi memegang peran penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045,” kata
Prof Baharuddin.
“Kita perlu membangun sistem pendidikan tinggi yang berkeadilan, relevan, dan berdampak. Transformasi ini harus mampu membuka akses seluas mungkin dengan kualitas yang setara di seluruh Indonesia,” sebut Prof Baharuddin.

Program “Diktisaintek Berdampak” yang digulirkan Kemendiktisaintek, sebut Prof Baharuddin, merupakan gerakan nasional yang berakar pada semangat kolaborasi untuk mewujudkan harapan dan cita-cita bangsa dalam menjawab semua permasalahan bangsa dan masyarakat.

“Dalam menyahuti harapan baru program ‘Diktisaintek Berdampak’ itu diperlukan lulusan sarjana berkarakter unggul, yakni individu yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi perlu memiliki growth mindset,” kata Prof Baharuddin.
Kemudian, sambung Prof Baharuddin, lulusan juga harus beretika, integritas, serta kemampuan soft skills lainnya yang memungkinkan lulusan menjadi pemimpin perubahan di masyarakat dan dunia kerja, kata Prof Baharuddin.

Prof Baharuddin juga mengajak lulusan, tidak berhenti belajar dan melanjutkan ilmu di jenjang pendidikan berikutnya. Wisuda, kata dosen teknik ini, adalah awal dari kehidupan seseorang untuk membuktikan dan mengaplikasikan ilmu yang diperolehnya dari kampus.

Prof Baharuddin mengingatkan agar lulusan menjadi nama baik almamater, menjalin komunikasi sesama alumni serta menampilkan kepribadian yang lincah dan tangguh sebagaimana ciri mahasiswa Unimed.

“Berikan kontribusi kepada lingkungan sekitar melalui aksi nyata dan perubahan yang menggerakkan,” kata Prof Baharuddin. (Asarpua)

Penulis : Serasi Sembiring

Related News

Pemprovsu dan KPPU RI Teken MoU

Redaksi

Pemprovsu dan USAID-Jalin Tanda Tangani MoU

Redaksi

Masjid di Sumut akan jadi Peserta BPJamsostek

Redaksi