ASARPUA.com – Bandar Lampung – Mengawali pekan di bulan suci Ramadhan, jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Bandar Lampung terus mengintensifkan upaya menjaga stabilitas dan ketertiban. Pada Senin (23/02/2026), Tim Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Satopspatnal) yang dipimpin langsung oleh Ketua Tim, Dat Menda, bergerak melakukan kegiatan Deteksi Dini dengan menyisir area blok hunian secara menyeluruh.
Pelaksanaan kontrol keliling kali ini memadukan dua pendekatan utama, yakni pengawasan yang tegas pada aspek keamanan fisik, namun tetap mengedepankan sisi humanis dalam berinteraksi dengan penghuni. Tim secara teliti memeriksa sarana dan prasarana blok untuk memastikan tidak ada celah potensi gangguan keamanan maupun barang-barang terlarang yang dapat mengganggu ketertiban di dalam Lapas.
Di sela-sela pemeriksaan dan penyisiran area, petugas tidak lupa menyempatkan diri untuk menyapa warga binaan dengan hangat. Pendekatan dialogis ini dilakukan secara langsung guna memantau kondisi kesehatan Warga Binaan serta memastikan kelancaran ibadah puasa mereka tetap terjaga dengan baik.
Ketua Tim Satopspatnal, Dat Menda, menegaskan bahwa keseimbangan antara pengawasan keamanan dan pendekatan persuasif sangat penting, terutama di momen bulan puasa ini.
“Deteksi dini ini adalah langkah preventif wajib yang kami laksanakan dengan tegas dan teliti. Kami pastikan tidak ada potensi gangguan keamanan di dalam blok. Namun, di momen Ramadhan ini, kami juga mengedepankan sisi humanis. Kami sapa warga binaan secara langsung dan kami dengarkan keluh kesahnya, tujuannya agar mereka merasa diperhatikan sehingga bisa menjalankan ibadah puasa dengan aman dan tenang,” ujar Dat Menda di sela-sela kegiatan kontrol keliling.
Melalui langkah preventif yang berkesinambungan ini, Lapas Kelas I Bandar Lampung berkomitmen penuh menciptakan lingkungan yang kondusif, aman, dan tertib. Sinergi antara ketegasan pengamanan dan kepedulian persuasif terhadap Warga Binaan ini diharapkan mampu menghadirkan suasana Ramadhan yang damai dan khusyuk di balik jeruji besi. (Asarpua)

