ASARPUA.com – Nias Selatan – Pihak Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Mazino Kecamatan Mazino, Kabupaten Nias Selatan menggelar simulasi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) bagi siswa-siswi Kelas XII. Kegiatan ini berlangsung selama 4 (empat) hari yakni Senin, (04/02/2019) hingga Jumat, (08/02/2019.
Terkait hal itu Kepala SMK Negeri 1 Mazino Lidiani Laia, SPd kepada wartawan lewat pesan Whatsapp, Rabu, (06/02/2019) mengatakan, tujuan simulasi tersebut untuk melatih para siswa-siswi tentang bagaimana cara menghadapi UNBK tahun 2019 serta memudahkan mereka juga untuk mengerjakan soal-soal yang akan diuji pada UNBK itu nantinya.

Para siswa-siswi SMK Negeri 1 Mazino, Kabupataen Nias Selatan saat mengikuti simulasi UNBK. (Foto. ASARPUA.com/halawa)
“Dalam simulasi itu, ada 4 (empat) mata pelajaran yang diuji yakni Bahasa Indonesia, Mate-matika, Bahasa Inggris dan Kejuruan. Jumlah siswa yang ikut pada simulasi tersebut sebanyak 26 orang terdiri dari 16 orang jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) dan 10 orang jurusan Adminitrasi Perkantoran (ADMK),” tuturnya.
Meskipun pihaknya siap melaksanakan UBNK tahun 2019 itu, namun pihaknya juga masih mengalami beberapa kendala atau hambatan. “Intinya, kami siap melaksanakan UNBK Tahun 2019,” kata Lidiani.
Meski demikian dia tidak menampik ada juga beberapa kendala yang dihadapi nantinya diantaranya masalah listrik yang belum normal dan soal jaringan internet. “Karena yang kita kuatirkan nantinya adalah jika listrik tiba-tiba padam saat ujian, otomatis jaringan internet pasti hilang dan akibatnya pelaksanaan ujian terganggu,” ujaranya.
Belum lagi kondisi sungai Mezaya saat banjir ketika hujan turun, dimana siswa yang berasal dari Desa Lawindra dan Desa Lolomboli akan terkendala untuk mengikuti ujian. Artinya, saat banjir, para siswa yang melintasia sungai ini kemungkinan tidak bisa memenuhi waktu yang ditentukan saat ujian,” papar Lidiani.
Oleh karena itu dia mengharapkan perhatian serius dari pemerintah baik pemerintah Propinsi maupun pemerintah daerah untuk mencari solusi terkait kendala itu. “Karena ini demi memberhasilkan para anak didik khususnya kelas XII SMK Negeri 1 Mazino sekaligus juga guna menguatkan integritas sekolah,” imbuhnya. (as-hal)

