Polisi Hadirkan Ayah Tiri, Pembunuh Dua Bocah pada Pra Rekonstruksi

65
Tersangka R menggunakan sebo dibawa polisi ke TKP pembunuhan. (Foto. ASARPUA.com/sembiring)

ASARPUA.com – Medan – Polisi melakukan pra rekonstruksi pembunuhan dua bocah oleh ayah tirinya di Medan. Pra rekonstruksi dilakukan di lokasi pembunuhan, Sekolah Global Prima, Jalan Brigjen Katamso Medan, dipimpin langsung Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko, Senin sore (22/06/2020).

Petugas Polsek Medan Kota dan Tim Inafis Polrestabes Medan menghadirkan langsung tersangka, R (30), ke lokasi kejadian. Sedikitnya ada 17 adegan yang diperagakan tersangka saat menghabisi dua anak tirinya, Ikhsan Fatahillah (10) dan Rafa Anggara (5).

Kehadiran polisi di lokasi pembunuhan membuat ratusan masyarakat setempat menyemut di lokasi. Mereka ingin melihat langsung proses pra rekonstruksi tersebut, namun mereka hanya bisa melihat dari balik pagar sekolah. Sejumlah warga terlihat meneriaki tersangka dengan kalimat sumpah serapah. “Pembunuh! Gak ada otak kau ya!,” ujar warga.

Sementara Kapolrestabes Medan Kombes Riko Sunarko mengatakan, ada 17 reka adegan yang dilakukan oleh tersangka. “Ada 17 adegan. Sementara pra rekon. Nanti mungkin berkembang dan tadi ada dua titik akan kita lakukan rekon,” katanya.

Kombes Riko menjelaskan bahwa sebelum kejadian, Jumat (19/06/2020), ibu korban mengantarkan anaknya ke rumah neneknya. Kemudian ibu korban pergi bekerja. “Pada malam sekitar pukul 20.00 WIB, kedua korban pulang ke rumah dan menonton televisi bersama bapak tirinya,” jelasnya.

Tak lama setelah menonton televisi, kedua anak itu meminta untuk dibelikan es krim. Namun pelaku tidak mempunyai uang. “Si anak ini minta ke bapaknya untuk dibelikan es, tapi bapaknya bilang tidak punya uang. Ini baru pengakuan awal dari tersangka ya,” terang Kombes Riko.

“Tersangka menjawab tidak punya uang, kemudian anak-anak ini menyatakan bahwa bapaknya pelit, dia akan minta ibunya cari bapak baru. Itu keterangan awal dari tersangka,” tukasnya.(as-14)

Penulis: Serasi Sembiring