asarpua.com

Pemprovsu Tertarik Benahi Sistem Kerja Menuju Digitalisasi

ASARPUA.com – Jakarta – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) merasa tertarik dan berencana untuk membenahi sistem kerja menuju digitalisasi. Apalagi, era revolusi industri 4.0 identik dengan digitalisasi, yang setiap manusia dituntut untuk melek terhadap perubahan-perubahan yang serba cepat dan menguasai teknologi yang semakin canggih.

Hal ini diungkapkan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Musa Rajekshah saat berkunjung ke Telkom Landmark Tower, Jalan Taman Widya Chandra Jakarta Selatan, Rabu (19/12/2018). “ Sistem kerja kita saat ini masih identik dengan cara-cara tradisional dan manual. Kami merasa perlu untuk berbenah dan bertransformasi menuju tata kelola pemerintahan yang modern,” ujarnya.

Wagubsu menyampaikan bahwa kunjungannya ke Telkom Landmark Tower bertujuan untuk berdiskusi dan melihat langsung inovasi dan ekosistem kerja di Telkom. Dengan harapan, inovasi-inovasi serupa bisa diadopsi, khususnya yang berkaitan dengan pemanfaatan teknologi informasi pada sistem kerja.

“Sudah saatnya, birokrasi dengan sistem kerja tradisional berubah menuju sistem kerja yang canggih dan modern. Saat ini sebagian sudah mulai mengarah ke sana, seperti e-Absensi, e-Planning, e-Budgeting, dan lainnya. Tapi kita ingin yang lebih lengkap lagi, khususnya terkait database,” tutur Musa Rajekshah atau yang juga akrab disapa dengan Ijeck

Kedatangan Wagubsu dan rombongan diterima GM Government Solution and Partnership PT Telkom Alfi Sumarta, GM Local Government Service Yanto Setiawan, serta Direktur Enterprise and Business Services Dian Rachmawan dan jajaran.

Pada kesempatan itu, Wagubsu Musa Rajekshah turut didampingi Kepala Dinas Kominfo Provsu M Fitriyus dan Kepala Balitbang Armand Efendy. Turut hadir pula Direktur Utama PT KIM Trisilo Ari Setyawan. (as-01)

Related News

Karo Humas Setdaprovsu Ajak Semua Pihak Sukseskan MTQN XXVII

Redaksi

Pemprovsu Siapkan Rp500 M Anggaran Tahap II Penanganan Covid-19 Sumut

Redaksi

Gandeng Korsel, Pemprovsu Bangun PLTGU 4.800 Megawatt

Redaksi