asarpua.com

Masjid Al-Osmani, Wisata Religi dalam Kemegahan yang Menawan

asarpua.com, Medan – Traveling kita diwisata kota jelang akhir Ramadhan Tahun 2018 ini sembari menunggu pawai kenderaan hias dimalam takbiran, Kamis (14/06/2018) ayo kita ke Masjid Al-Osmani. Masjid ini berada di Jalan Kol Yos Sudarso. Wisata religi dengan muatan sejarah didalamnya melekat kental pada Masjid begitu kita hadir di sini.

Masjid Al-Osmani dikenal juga dengan nama Masjid Labuhan, karena lokasinya terletak di Kecamatan Medan Labuhan Medan.

Seperti peninggalan kerajaan Melayu Deli lainnya, Masjid ini sangat megah. Bentuk arsitektur serta ukiran khas Melayu dengan dominasi cat warna kuning sebagai warna kebesaran kesultanan Melayu,  membuat Masjid ini semakin terlihat indah dan menawan.

Masjid Al-Osmani memiliki perpaduan bangunan dari Timur Tengah, India, Spanyol, Melayu dan China. Dibangun pada tahun 1854 oleh Sultan Deli ke 7 Sultan Osman Perkasa Alam dari bahan kayu pilihan. Kemudian pada 1870 hingga 1872 masjid dibangun permanen oleh anak Sultan Osman, yakni Sultan Mahmud Perkasa Alam yang pada masa itu menjadi Sultan Deli kedelapan.

Berikut ini lintasan sejarah singkat Masjid Al-Osmani. Pada tahun 1870-1872 dibangun menjadi bangunan permanen oleh Sultan Mahmud Perkasa Alam dan tahun 1927 direnovasi oleh Deli Maatchappij. Tahun 1963-1964 direnovasi oleh T. Burhanuddin Dirut Tembakau Deli-II. Meski sudah mengalami beberapakali renovasi Masjid Al-Osmani Medan begitu terlihat megah dan mempesona. Denah bangunan utama berbentuk segi empat, dengan atap kubah tunggal bersegi delapan yang indah dan megah terbuat dari tembaga. Ukiran-ukiran atau ornamen di pintu maupun di sudut bangunan juga terlihat sangat indah.

Di halaman sekitar Masjid Al-Osmani juga terdapat lima makam Sultan Deli yakni Tuanku Panglima Pasutan (Sultan Deli IV), Tuanku Panglima Gandar Wahid (Sultan Deli V), Sulthan Amaluddin Perkasa Alam (Sultan Deli VI), Sultan Osman Perkasa Alam, dan Sulthan Mahmud Perkasa Alam. Masjid Al-Osmani sebagai masjid tertua peninggalan Sultan Deli ini telah ditetapkan sebagai Cagar Budaya Kota Medan. (cerita lengkap ada di buku ayo traveling ke medan)

PETUNJUK: MASJID RAYA AL OSMANI
Jl. Kol Yos Sudarso Medan Labuhan, Medan-Sumatera Utara, menuju ke arah ke Pelabuhan Belawan. Berada di seberang Pekong Lima Medan Labuhan, hanya sekitar 15 Km dari Lapangan Merdeka (Titik Nol), Kota Medan

Related News

Warga Hiliasi Nisel Dihimbau Patuhi Protokol Kesehatan

Redaksi

HUT RI, Pemprovsu Berikan Bantuan kepada Penyandang Disabilitas

Redaksi

Pesan Kahiyang Ayu Kepada Kelurahan dan Kecamatan yang Masuk Enam Besar Perlombaan HKG

Redaksi