ASARPUA.com – Medan – Emotional Baggage adalah trauma emosional yang terpendam sejak lama dan belum terselesaikan dengan baik. Beban emosional ini terjebak dalam pikiran dan bisa memengaruhi sikap seseorang.
Apa saja penyebab Emotional Baggage? Kekerasan fisik, mental, emosional dapat menyebabkan trauma baik bagi orang yang mengalaminya secara langsung maupun yang menyaksikan kekerasan tersebut. Trauma ini dapat berwujud reaksi psikologi dan fisik yang serius dan berkelanjutan, seperti gangguan kecemasan, depresi, dan gangguan stres pasca trauma.
Selain itu, faktor lainnya, kehilangan orang yang disayangi, baik itu keluarga, teman, ataupun pasangan. Toxic Relationship juga dapat menjadi penyebab karena dapat mengganggu masalah kepercayaan dan kesulitan dalam membangun hubungan sehat di masa depan, dan factor lainnya.
Beberapa tanda Emotional Baggage itu seperti susah percaya sama orang lain atau sering disebut “Trust issue” , sulit berkomitmen, cemas atau ketakutan berlebih, dan sering overthinking.
Walaupun sulit diatasi, ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar terlepas dari Emotional Baggage:
- Akui dan sadari perasaanmu sendiri
- Salurkan emosi dengan sehat dan positif
- Jangan memendam perasaan
- Cari orang untuk bercerita
Intinya, tidak hanya perasaan senang yang harus diakui keberadaannya, tapi perasaan sedih atau sakit hati juga harus supaya tidak Emotional Baggage. (Asarpua/ Sumber: Intagram Rahasia Gadis)

