asarpua.com

Efek Samping Kelebihan Makan Alpukat Yang Jarang Diketahui

Buah Alpukat (Foto. Asarpua.com/ ilustrasi)

ASARPUA.com – Medan – Bahaya kelebihan konsumsi alpukat mungkin jarang terlintas di pikiran, apalagi buah ini terkenal tinggi nutrisi dan kaya manfaat. Namun, seperti halnya makanan lain, alpukat juga bisa menimbulkan efek samping tertentu bila dikonsumsi berlebihan.

Alpukat mengandung berbagai nutrisi, mulai dari lemak sehat, serat, folat, vitamin B kompleks, vitamin C, vitamin E, kalium, magnesium, hingga antioksidan lutein dan zeaxanthin. Nutrisi yang melimpah ini membuat alpukat memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan tubuh, termasuk menurunkan kadar kolesterol, menjaga kesehatan mata, dan melancarkan pencernaan.

Tetapi sesehat apa pun suatu makanan, jika dikonsumsi secara berlebihan tetap saja bisa berisiko menyebabkan gangguan kesehatan. Demikian pula dengan alpukat. Oleh karena itu, ada bahaya kebanyakan makan alpukat yang perlu kamu waspadai.

Berikut ini adalah bahaya kebanyakan makan alpukat:

1. Kenaikan berat badan
Alpukat adalah buah yang kaya akan lemak dan tinggi kalori. Meski lemak yang terkandung dalam alpukat adalah lemak tak jenuh, jenis lemak ini tetap bisa memicu kenaikan berat badan jika dikonsumsi secara berlebihan. Apalagi kalori alpukat bisa mencapai 240 kalori dalam satu buahnya.

Apabila dikonsumsi berlebihan, apalagi dengan tambahan gula atau pemanis lainnya, bukan tidak mungkin buah ini justru bisa menyebabkan peningkatan berat badan. Dengan kata lain, alpukat bisa menambah berat badan jika cara konsumsinya tidak tepat.

2. Kekurangan nutrisi tertentu
Alpukat termasuk buah tinggi lemak. Lemak sendiri dapat memberikan efek kenyang, sehingga membuat perut terasa penuh jika dikonsumsi terlalu banyak. Akibatnya, asupan makanan jadi tidak beragam, yang mana hal ini bisa membuat tubuh kekurangan nutrisi tertentu yang tidak terdapat pada alpukat, misalnya protein.

3. Penurunan fungsi ginjal
Alpukat merupakan buah yang kaya akan kalium. Dalam jumlah yang sesuai, kalium berperan penting dalam memelihara kesehatan tubuh karena bisa mengontrol tekanan darah dan menjaga irama detak jantung. Namun, saat tubuh kelebihan kalium (hiperkalemia), ini bisa menimbulkan masalah pada fungsi ginjal. Bahaya kebanyakan makan alpukat ini membuat kerja ginjal jadi tidak maksimal dalam menyaring dan membuang kelebihan kalium melalui urine, sehingga kadar mineral dalam tubuh menjadi tidak seimbang.

4. Gangguan pencernaan
Jika dikonsumsi terlalu banyak, buah ini justru dapat menyebabkan gangguan pencernaan. Ini karena alpukat mengandung karbohidrat yang sulit dicerna usus halus atau dikenal dengan istilah FODMAP. Bagi sebagian orang, khususnya penderita sindrom iritasi usus besar (IBS), konsumsi makanan yang mengandung FODMAP bisa memicu munculnya kram perut, diare, sembelit, serta perut kembung.

Alpukat tetap punya banyak manfaat untuk kesehatan, asalkan dikonsumsi dalam porsi yang tepat. Ingat, kelebihan makan alpukat dapat meningkatkan asupan lemak, kalium, dan kalori yang justru berisiko mengganggu kesehatan.

Jika Anda sedang diet, konsumsi ½ atau 1 buah alpukat per hari sebetulnya sudah cukup. Namun, jika Anda tidak menjalani program diet, maksimal konsumsi alpukat adalah 2 atau 3 buah per hari. Alpukat bisa dimakan langsung atau diolah menjadi hidangan sehat lainnya, seperti salad, sandwich, jus, smoothies, atau puding.

Bahaya kebanyakan alpukat perlu dipahami dengan baik. Meski alami dan sehat, bukan berarti alpukat bisa dikonsumsi sebanyak-banyaknya. Konsumsi yang berlebihan justru menimbulkan gangguan kesehatan dan membuat tubuh tidak mendapatkan cukup nutrisi. (Asarpua/ sumber : alodokter)

Related News

10 Negara Ikut Serta Dalam Kejuaraan Atletik Asia Tenggara U18 dan U20 ke-17 di Deli Serdang, Sumut

Redaksi

Wakil Ketua Bidang Pendidikan PWI Sumut, Sugiatmo : Pers Bebas Namun Tetap Bertanggungjawab

Redaksi

LKPD TA.2018 Pemkab Nisel Mendapat WDP

Redaksi