ASARPUA.com – Labuhanbatu – Polsek Panai Hilir Polres Labuhanbatu bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca), aparat pemerintah desa dan kelompok tani menanam jagung serentak kuartal I tahun 2026 di Desa Seipegantungan, Kecamatan Panai Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Rabu (04/02/2026).
Kapolsek Panai Hilir Iptu Yuna Hendrawan Gultom bersama camat, kepala desa, aparat desa dan kelompok tani turun langsung ke lahan pertanian untuk melakukan penanaman jagung.
Penanaman dipusatkan di Dusun 7 Tanjung Saroha, Desa Seipegantungan. Aksi ini menjadi bagian dari dukungan konkret terhadap program Swasembada Pangan 2026 yang digalakkan pemerintah.
“Penanaman serentak ini merupakan langkah nyata mendukung program swasembada pangan tahun 2026, sekaligus memotivasi masyarakat agar lebih semangat mengelola sektor pertanian,” kata Iptu Yuna.
Jagung ditanam di atas lahan seluas kurang lebih 3 hektar, menggunakan bibit unggul Pioneer 32 Cap Singa. Bibit ini dipilih atas permintaan kelompok tani karena dinilai paling sesuai dengan kondisi cuaca panas di wilayah Panai Hilir.
“Selain tahan terhadap suhu tinggi, bibit Pioneer 32 Cap Singa juga dikenal memiliki hasil pipilan yang lebih berisi, sehingga diyakini akan meningkatkan hasil panen, memberikan nilai ekonomi yang lebih baik bagi para petani saat masa panen,” ujarnya.
Kapolsek menyebutkan, jagung yang ditanam diperkirakan akan memasuki masa panen dalam kurun waktu sekitar 100 hari. Selama masa tanam tersebut, Koordinator Ketahanan Pangan Polsek Panai Hilir akan aktif melakukan komunikasi dan pendampingan bersama kelompok tani agar proses budidaya berjalan optimal.
Sementara itu, Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya melalui Plt Kasi Humas Iptu Arwin, menegaskan kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap ketahanan pangan nasional.
“Polres Labuhanbatu dan seluruh jajaran siap bersinergi dengan masyarakat dan kelompok tani mewujudkan swasembada pangan. Upaya ini tidak hanya bertujuan memperkuat perekonomian masyarakat, tetapi juga menjaga stabilitas nasional melalui ketahanan sektor pangan yang kuat,” jelas Arwin. (Asarpua)
Reporter: Martin Tarigan

