“ASN dituntut tidak hanya bekerja secara administratif, tetapi juga mampu berinovasi, berkolaborasi, dan terus belajar untuk memberikan pelayanan publik yang optimal,” ujar Agustinus.
Bimtek ini menjadi bagian penting dalam memperkuat kapasitas pengelola dana pendidikan, khususnya dalam pengelolaan Dana BOSP agar berjalan transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.
Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi ruang strategis untuk memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan di sektor pendidikan.
Pelatihan Gelombang III Angkatan V dan VI itu diharapkan mampu melahirkan tenaga pendidik dan tenaga kependidikan yang tidak hanya memahami aspek teknis pengelolaan dana, tetapi juga memiliki semangat profesionalisme dan komitmen terhadap peningkatan mutu pendidikan di Sumatera Utara.
Melalui kolaborasi Dinas Pendidikan dan BPSDM, pemerintah berharap tercipta ekosistem pendidikan yang unggul dalam tata kelola sekaligus mampu menghasilkan sumber daya manusia yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing menuju Sumatera Utara yang maju dan berkah.

