asarpua.com

Tim Pemrakarsa Pembebasan Lahan Bandara Silambo Nisel Gelar Pertemuan Perdana

ASARPUA.com – Nias Selatan – Tim Pemrakarsa Pembebasan lahan lokasi Bandar Udara Silambo Kabupaten Nias Selatan menggelar pertemuan perdana berlangsung di Ruang Meeting Bupati Nias Selatan, Jalan Arah Lagundri-Sorake, Kecamatan Fanayama, Selasa, (07/05/2019).

Turut hadir saat itu, Danlanal Nias Letkol Laut (P) Jan Lucky Boy Siburian, M.Tr.Hanla, Asisten Pemerintahan Nisel Gayus Duha, Kapolres Nisel diwakili oleh Kabag Ops Kompol Martin L Dachi, Kajari Nisel diwakili Kasi Datun Dona Martinus Sebayang, Kadis Perhubungan Nisel Faatulo Gulo, Inspektur Nisel Emanuel Telaumbanua, Kadis Kominfo Nisel, Deri Dohude, Kabag Hukum Amsarno Sarumaha, Kabag Humas Setdakab Nisel Oktavianus Fau, Camat Luahagundre Ta’ajari Wah, Camat Maenamolo Idealis Dakhi, Kabag Umum Setdakab Nisel Sawato Lase, Kepala Bandara Binaka Gunungsitoli Darinto, mewakili dari BPN Nisel, sejumlah Tokoh Masyaralat Kecamatan Luahagundre dan seluruh tim pembebasan lahan Bandar Udara Silambo.

Kadis Perhubungan Nisel, Faatulo Gulo mengatakan, pertemuan hari adalah dalam rangka pembahasan pembebasan lahan Bandar Udara Silambo tujuannya agar pelaksanaan pembangunan bandara tersebut dapat dilanjutkan.

Kendala selama ini, kata dia, karena adanya sengketa lahan dimana saat ini ada lagi yang mengklaim punya lahan di lahan Bandar Udara Silambo itu.

“Jadi, inilah makanya dibentuk tim Pemrakarsa yang terdiri dari Pihak Pemda Nisel, Lanal Nias, Polres Nisel, Kajari, Pers, LSM, Tokoh masyarakat Kecamatan Luahagundre, Camat Luahagundre dan beberapa tim lain,”paparnya.

Pembebasan Bandar Udara Silambo itu sangat bermanfaat bagi masyarakat Nisel serta sebagai akses transportasi udara untuk menyukseskan Sail Nias 2019 yang akan dihelat pada Bulan September 2019.

Sementara, Danlanal Nias mewakili unsur Forkopimda mengharapkan agar para peserta rapat dapat memberi masukan sehingga didapatkan kesepakatan bersama untuk menyelesaikan pembebasan lahan Bandar Udara Silambo agar nantinya bisa dirasakan manfaatnya oleh semua masyarakat Nias Selatan.

Apalagi, sebutnya, akan digunakan juga untuk pendaratan heliped Presiden RI saat menghadiri kegiatan Sail Nias 2019 yang akan digelar pada Bulan September mendatang.

Sementara, Asisten Pemerintahan Gayus Duha, mengharapkan agar pembahasan pembebasan lahan Silmabo menghasilkan saran-saran yang baik sehingga pembangunannya bisa dilanjutkan kembali.

Ia juga berharap agar tokoh masyarakat di Kecamata Luahgundre saling bekerjasama dalam menyelesaikan pembebasan lahan Silambo.

“Mari kita bersama-sama untuk bekerjasama dengan baik untuk menyelesaikan pembebasan lahan Silambo sehingga akses transportasi udara di Nisel dapat berjalan lancar serta guna menyukseskan pelaksanaan Sail Nias 2019,” pintanya.

Usai kata sambutan, acara dilanjutkan dengan diskusi. dalam diskusi itu menghasilkan beberapa kesimpulan diantaranya, target waktu pembebasan, pengukuran dan pembersihan lahan, pengumpulan data-data lahan Silambo yang sudah dimiliki oleh Pemerintah Daerah dan penganggaran. (as-hal)

Related News

Komitmen Pemko Bantu Korban Kebakaran Sentosa Lama

Redaksi

Atal S Depari Apresiasi Wartawan yang Meliput dengan Protokol Covid-19

Redaksi

DPRD Medan akan Bentuk Pansus Covid-19

Redaksi