asarpua.com

Pendaftaran CPNS TA 2018 di Nisel Dibuka Secara Online

ASARPUA.COM – Nias Selatan – Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Umum dan eks Kategori II (K-II) Tahun Anggaran 2018 untuk Kabupaten Nias Selatan dibuka secara online mulai tanggal 26 September hingga tanggal 10 Oktober tahun 2018.

Demikian dikatakan Kepala BKD Nisel Anarota Nduru, SP didampingi Kabid Pengadaan dan Pemberhentian, Erlina Harefa  saat ditemui sejumlah Wartawan di Ruang Kerjanya, Jl arah Lagundri-Sorake Km 5, Kecamatan Fanayama, Selasa, (25/09/2018).

Dia mengungkapkan, pihaknya telah mengusulkan ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Kemenpan RI) agar kouta CPNS Daerah Nisel tahun 2018 ditambah, namun, usulan tersebut tidak dikabulkan sehingga kouta Formasi Umum dan eks K.II yang telah diumumkan sebelumnya tidak ada penambahan dan pengumuman tersebut sudah final.

“Kouta untuk Daerah Nisel tetap seperti kouta yang sudah diumumkan sebelumnya yakni sebanyak 162 orang dengan rincian untuk tenaga Guru  eks K.II sebanyak 12 orang dan Formasi umum yakni untuk tenaga Guru 53 orang, tenaga kesehatan 43 dan tenaga teknis sebanyak 54 orang. dan informasi mengenai formasi jabatan serta persyaratan dapat dilihat langsung pada pengumuman yang sudah ditempelkan di Kantor BKD Nisel,”ujarnya.

Ia juga menyebutkan, bagi Eks Kategori II hanya lulusan Sarjana (S1) yang diterima dan saat menamatkan pendidikan kesarjanaan dibawah tanggal 3 Nofember Tahun 2013 serta wajib menyerahkan kartu ujian Tahun 2013 serta mengikuti ujian secara online. “Syarat bagi Eks K.II itu sesuai dengan Permenpan RI Nomor 36 Tahun 2018,”pungkasnya.

Selain itu, sambung dia, mengenai jadwal ujian menunggu petunjuk dari pihak BKN dan Daerah dalam hal ini hanya sebatas memfasilitasi pelaksanaan ujian seleksi. ***

Penulsi: Sadari Halawa

 

Related News

Bupati Nisel Jadi Inspektur Upacara HUT ke-73 Bhayangkara 

Redaksi

Pemkab Nisel Bagikan Kartu Ujian CASN Fomasi 2018

Redaksi

Camat Onolalu: Hukuman Bagi Koruptor Anggaran Corona Adalah Hukuman Mati atau Penjara Seumur Hidup

Redaksi