asarpua.com

Pembangunan Infrastruktur Salah Satu Fokus Pemprovsu

ASARPUA.com – Medan – Infrastruktur sangat penting bagi pembangunan Provinsi Sumatera Utara (Provsu). Karena itu, pembangunan dan pemantapan infrastruktur jalan menjadi salah satu fokus Pemerintah Provinsi Sumut (Pemprovsu) saat ini.

“Jika diibaratkan sebagai anatomi tubuh, maka infrastruktur jalan atau lalu lintas merupakan urat nadi. Apabila urat nadi tidak berfungsi, maka terhenti pula proses pembangunan. Untuk itu, kita Pemprovsu sangat fokus dengan pembangunan infrastruktur, khususnya jalan. Harus lebih baik, harus ada peningkatan,” ujar Wagubsu Musa Rajekshah ketika memimpin Rapat Koordinasi bersama Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) untuk mengkaji pemantapan infrastruktur jalan Sumut, di ruang rapat FL Tobing lantai 8 Kantor Gubsu, Jalan Diponegoro 30 Medan, Senin (13/05/2019).

Wagubsu  mengatakan, tujuan utama diadakannya rapat koordinasi ini adalah untuk membangun sinergi dengan berbagai pihak dan mengetahui kondisi jalan, khususnya jalan lintas Sumut, yang telah dikaji oleh BBPJN. “Jalan itu kan ada wewenang nasional, ada wewenag provinsi, kabupaten/kota, maka di rapat ini kita mau koordinasikan supaya ke depan pembangunan itu sejalan dan terarah, mana daerah-daerah prioritas dan juga daerah-daerah yang perlu koordinasi dengan kabupaten/kota dan provinsi. Kemudian nantinya untuk dibawa ke pusat,” jelasnya.

Wagub kemudian mengingatkan mengapa sinergi sangat penting dalam proses pembangunan. “Artinya, kita jangan jalan masing-masing. Tapi komunikasi, sehingga jangan nanti kita baru pasang tiang listrik harus bongkar lagi karena mau bangun jalan. Tidak efektif kerja kita,” ujarnya.

Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Kontruksi Provinsi Sumut Effendy Pohan menyampaikan, kondisi ruas jalan provinsi Sumut untuk tahun 2013-2018 telah mencapai kondisi yang mantap hingga 88,09% yakni seluas 2.685,42 km, sedangkan yang belum mantap yakni 11,91% atau setara 363,08 km. Dengan total ruas jalan 3.048,50 km.

Kepala BBPJN II Medan Selamet Rasidi juga memaparkan kondisi jalan nasional di Sumut. Katanya, panjang jalan nasional di Sumut 2.632,22 km. “Untuk semester II tahun 2018, kondisi baik sudah 38,87%, sedang 52,39%, rusak ringan 7,1%, dan rusak berat 1,54%,” jelasnya. (as-01)

Related News

Sikapi Dampak Covid-19, Antonius Tumanggor Terus Gelorakan Keringanan Uang Sekolah

Redaksi

Ratusan Bangkai Babi Dibersihkan dari Danau Siombak

Redaksi

Pasangan HD-Sanolo Pastikan Maju Pilkada 2020

Redaksi