asarpua.com

Ekonomi Sumatera Utara Diperkirakan Tumbuh Lebih Baik di 2018

ASARPUA.com – Medan – Mencermati perkembangan indikator terkini, perekonomian Sumatera Utara diperkirakan tumbuh lebih baik di tahun 2018. Hal ini terutama didorong oleh kinerja konsumsi pemerintah dan sektor swasta di akhir tahun sesuai dengan indeks penjualan 3 bulan ke depan yang meningkat berdasarkan Survei Penjualan Eceran (SPE) yang dilakukan pada triwulan III 2018

Berdasarkan Badan Pusat Statistik, pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara pada triwulan III terakselerasi mencapai 5,43% (yoy), lebih tinggi dibandingkan periode sebelumnya 5,30% (yoy), diatas pertumbuhan Sumatera (4,72%), nasional (5,17%) dan rata-rata historis periode yang sama dalam tiga tahun terakhir (5,19%).

Akselerasi laju pertumbuhan ekonomi pada triwulan ini terutama terjadi pada komponen konsumsi yang meningkat dari 6,56% (yoy) pada triwulan sebelumnya menjadi 7,29% (yoy) dengan andil 4,23%,” kata Pjs Kepala Perwakilan Bank Indonesia Propinsi Sumatera Utara Hilman Tisnawan kepada wartawan dalam siaran persnya Senin (05/11/2018) di Medan

Menurutnya, dari sisi konsumsi, aktivitas belanja pemerintah yang mulai agresif mendorong tingginya kinerja konsumsi pemerintah pada triwulan berjalan. Selain itu, aktivitas jelang Pilpres juga diperkirakan turut menggerakkan permintaan domestik lebih lanjut, tercermin dari konsumsi Lembaga Non Profit Rumah Tangga (LNPRT) yang meningkat dari 11,10% (yoy) menjadi 13,27% (yoy).

Di sisi lain, investasi pada triwulan III juga menunjukkan kinerja yang tetap kuat mencapai 7,10% (yoy) dengan andil 2,08%, didorong oleh kebutuhan investasi bangunan.

Dari sisi eksternal, kinerja ekspor di triwulan III tercatat 2,71% (yoy) melambat dari triwulan sebelumnya 5,38% (yoy). Perlambatan ekspor terjadi seiring dengan penurunan harga komoditas global.

Permintaan mitra dagang juga mengalami penurunan tercermin dari penurunan indeks pembelian manufaktur (Purchasing Manufacturing Index) US, Tiongkok, dan Jepang.

Membaiknya sektor industri pengolahan diperkirakan sejalan dengan strategi perusahaan dalam memperluas pasar domestik. Di sisi lain, sektor dengan pertumbuhan tertinggi adalah sektor informasi dan komunikasi yang tumbuh 7,94% (yoy), jasa perusahaan 6,90%, serta penyediaan akomodasi dan makan minum 6,82%. (as-15)

Related News

Walikota Medan dan Ketua Wantimpres Bahas Perkembangan Ekonomi

Redaksi