asarpua.com

Busana Tradisional Kaisar Jepang Naruhito Bernama Sokutai

ASARPUA.com – Jakarta – Kaisar Jepang yang baru, Putra Mahkots Naruhito resmi didapuk menggantikan sang ayah, Kaisar Akihito yang turun takhta Selasa (30/4/2019) lalu.

Penobatan Pangeran Naruhito menjalani beragam upacara mulai pada hari Rabu (01/05/2019). Momen penobatan berlangsung secara khidmat dan berjalan sesuai adat yang berlaku di Kekaisaran Jepang.

Jadilah pada hari itu pun menjadi hari pertama lahirnya era kekaisaran baru Reiwa, yang berarti “harmoni yang indah”. Era ini akan berlangsung sepanjang masa pemerintahan Naruhito.

Disamping itu selain ritual yang turun temurun, pakaian tradisional juga tak luput dari perhatian. Pangeran Naruhito akan mengenakan pakaian tradisional Jepang yang dinamai ‘Sokutai’.

Sokutai sendiri adalah pakaian upacara resmi yang hanya boleh dikenakan pejabat istana, aristokrat dan kaisar di Jepang. Pakaian ini didominasi jubah sebagai luaran dengan lengan panjang dan lebar.

Selain jubah, tampak sebuah tongkat di tangan kaisar yang bernama shaku dan topi kanmuri sebagai atribut sokutai.

Bila baju pria dinamai sokutai, busana wanitanya adalah kimono berlapis bernama ‘junihitoe’. Secara bahasa, junihitoe berarti ’12 lapis jubah’, namun meski begitu jumlah lapisan jubah tak selalu 12. Ketika era Heian misalnya, jubah kimono yang dipakai bisa sampai 15 hingga 20 lapis.

Saat ini, junihitoe umumnya terlihat terpajang di museum atau dalam film. Hanya anggota Kekaisaran jepang yang masih menggunakannya untuk sebuah acara penting.

Putri Masako sendiri tak hanya sekali memakai junihitoe ketika penobatan berlangsung. Di pernikahannya dengan Naruhito, Masako juga mengenakan junihitoe dengan nuansa warna hijau dan kuning. (as-sumber. wolipop lifestyle)

Related News

Warga Minang Banyak Berkontribusi di Sumut

Redaksi

Djono Ngatimin Minta Akhyar, Kunjungi WKK Meranti

Redaksi

Wagubsu: Percepat Pembangunan Rumah Korban Bencana di Madina

Redaksi