asarpua.com

Sekdaprovsu Jajaki Kerjasama dengan Itera Lampung Terkait Beasiswa

ASARPUA.COM – Medan – Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprovsu) Dr Ir Hj R Sabrina MSi mengatakan pihaknya akan mengkaji ulang rencana kerjasama dengan Institut Teknologi Sumatera (Itera) Lampung, terkait beasiswa kurang mampu berprestasi.

“Kita tahu bahwa Itera ini adalah institut teknologi negeri yang keempat setelah ITB, ITS dan Insitut Teknologi Kalimantan. Sebelumnya sudah pernah menjajaki kerjasama dengan Pemprov Sumut. Tetapi belum berjalan karena waktu itu ada kendala, kita ada Pilkada,” ujar Sekdaprovsu Sabrina, usai menerima kunjungan Rektor Itera Lampung Prof Ofyar Z Tamin di ruang kerjanya, Kantor Gubernur Sumatera Utara Jalan Diponegoro Medan, Jumat (31/08/2018).

Sejak berdiri 2014 hingga sekarang, jumlah mahasiswa aktif di kampus tersebut sebanyak 5.775 orang. Dari keseluruhan itu, 11,4 persen diantaranya berasal dari Sumatera. Meskipun keberadaannya di Lampung, namun istitut ini milik semua provinsi, termasuk Sumut. Karena seluruh Gubernur yang ada di regional Sumatera, adalah dewan pembina.

Pihaknya akan melihat dulu apakah ketersediaan anggaran di APBD mencukupi memberikan beasiswa. Sehingga berbagai pertimbangannya harus dimaklumi, meskipun secara angka, dari seluruh mahasiswa asal Sumatera yang kuliah sebanyak kurang lebih hampir 700 orang, Sumut terbanyak kedua setelah Lampung. Diantaranya pula, sekitar 40 persennya datang dari keluarga kurang mampu.

Sementara itu, Rektor Itera mengatakan keberadaan Itera adalah bentuk keinginan pemerintah pusat untuk menjawab kebutuhan di Sumatera, terhadap perguruan tinggi teknik negeri. Pendiriannya empat tahun lalu ditujukan agar calon mahasiswa tidak terfokus hanya di Pulau Jawa, yakni ITB di Bandung dan ITS di Surabaya. Karena, kapasitas dan kualitas tidak kalah bagus dengan dua kampus ternama itu.

Selain menjajaki kerjasama beasiswa untuk mahasiswa kurang mampu, Prof Tamin juga menyampaikan keinginan pihaknya membantu melestarikan budaya dari seluruh mahasiswa lintas provinsi, khususnya Sumut. Sebab dari sini, ada delapan etnik lokal yang punya karakteristik tersendiri dari segi budaya maupun bahasa. (as-01)

Related News

Pola Asuh yang Baik, Bentengi Anak dari Pengaruh Buruk

Redaksi

Percepatan Penanganan Covid-19, Pemprovsu Refocusing Anggaran Rp1,5 Triliun

Redaksi

Gubsu Terima Demo Mahasiswa, Jelaskan Proses Assessment Selection

Redaksi