asarpua.com

Sekdaprovsu Dukung Yayasan Pusaka Indonesia Tentang Kawasan Tanpa Rokokk

ASARPUA.COM – Medan – Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprovsu) Dr Ir Hj R Sabrina MSi mendukung program Pusaka Indonesia tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR), mewujudkan kota layak anak dan kaum perempuan dari paparan asap rokok.

“Sudah seharusnya KTR diterapkan di kota-kota besar seperti Medan, karena dampak asap rokok sangat berbahaya bagi kesehatan, khususnya anak-anak dan terutama balita. Karena tidak hanya berdampak pada kesehatan, juga bisa menjadi pengguna/perokok bila sudah besar,” ujar Sekdaprovsu Sabrina saat menerima audiensi Pengurus Yayasan Pusaka Indonesia, Senin (30/07/2018) di ruang kerjanya,  Kantor Gubernur Sumatera Utara  Jalan Diponegoro Medan.

Perokok pasif atau orang yang terpapar asap rokok orang lain, lebih berbahaya dibanding para perokok itu sendiri. Kondisi ini lebih parah terjadi kota-kota besar seperti Medan, dimana masih banyak orang bebas merokok di tempat-tempat umum, bahkan sekolah. “Ke depan kita harapkan tidak ada lagi warga yang merokok di tempat umum, seperti pusat perbelanjaan dan pusat kota, terminal maupun perkantoran, apalagi di sekolah,” ujar Sabrina.

Sabrina juga mengatakan, sudah lama mengenal Pusaka Indonesia dan tidak meragukan lagi kinerja lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang bergerak dalam perlindungan anak dan perempuan Indonesia, khususnya Sumatera Utara.

Sementara itu, Ketua Badan Pembina Yayasan Pusaka Indonesia Dr Edy Ikhsan SH MA mengatakan, saat ini di Sumut sudah ada 13 kabupaten/kota yang menerapkan KTR, yang butuh dukungan semua pihak dan perlu terus didorong penerapannya. “Kami juga menjadi inisiator penerapan KTR untuk Provinsi. Dan akan terus mendorong legislasi Pergub menjadi Perda,”ujarnya.

Rokok sudah menjadi kebiasaan sebagian kelompok  masyarakat, secara kasat mata banyak anak dan remaja yang bebas merokok. Rokok juga dengan mudah dan murah didapat, begitu juga di Medan. (as-01)

 

 

Related News

Sekdaprovsu Jajaki Kerjasama dengan Itera Lampung Terkait Beasiswa

Redaksi

Butuh Riset untuk Penyusunan Rencana Pembangunan Daerah

Redaksi

Pemprovsu Kunjungi Kediaman Tokoh Pejuang dan Veteran

Redaksi