asarpua.com

BPJS Ketenagakerjaan Bagi Pekerja Rentan Digagas Rico Waas Jadi Payung Penyelamat

Program perlindungan bagi pekerja rentan yang digagas oleh Walikota Medan Rico Waas, bukan sekadar janji di atas kertas (Foto. Asarpua.com/dikdan)

ASARPUA.com – Medan – Program perlindungan bagi pekerja rentan yang digagas oleh Walikota Medan Rico Waas, bukan sekadar janji di atas kertas. Melalui skema kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan (BPJSTK), ribuan warga Medan mulai merasakan langsung kehadiran pemerintah saat musibah datang tak terduga.

Kisah nyata datang dari Maria Sitanggang, ahli waris dari almarhum Polman, seorang pekerja rentan. Saat suaminya mengalami kecelakaan kerja, program ini menjadi penyelamat ekonomi keluarga.

“Saya sangat berterima kasih kepada Bapak Walikota. Ketika suami saya kecelakaan kerja, BPJS Ketenagakerjaan meng-cover seluruh biaya pengobatan sebesar Rp.254 juta selama tiga bulan perawatan di rumah sakit. Manfaatnya sangat nyata,” ungkap Maria dengan penuh syukur.

Tidak hanya kecelakaan kerja, manfaat santunan kematian juga menjadi tumpuan bagi keluarga yang ditinggalkan tulang punggungnya. Hal ini dialami oleh istri dari Indra seorang peserta BPJS Ketenagakerjaan. Keluarga almarhum Bapak Indra menerima santunan kematian sebesar Rp42 juta setelah menjadi peserta selama 8 bulan.

“Uang ini masuk langsung ke rekening. Meski kita tidak menginginkan adanya musibah, namun santunan ini sangat membantu keluarga untuk menyambung hidup, bahkan bisa menjadi modal usaha bagi istri yang ditinggalkan,” ujarnya.

Sebelumnya, Walikota Medan, Rico Waas telah mencanangkan Program Empowering Kepala Lingkungan (Kepling). Program ini bertujuan untuk memperluas perlindungan jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan. Program ini juga menjadikan Kota Medan sebagai Kab/Kota satu-satunya di Indonesia yang berinovasi dalam meningkatkan Universal Coverage Jamsostek. (Asarpua)

Related News

Bahas R-PAPBD 2020, Komisi I Minta Camat Awasi Kinerja Kepling

Redaksi

Tahukah Anda, Museum Kota Cina Adalah Tentang Sejarah Pelabuhan Internasional Kota Medan

Redaksi

Pansus Pertanyakan Kinerja GTPP Covid-19 Kota Medan

Redaksi