Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
HeadlinePeristiwa

Hari Kedua Demo Bubarkan DPR Kembali Rusuh, Ketua IMM Sumut Dipukul Petugas

2
×

Hari Kedua Demo Bubarkan DPR Kembali Rusuh, Ketua IMM Sumut Dipukul Petugas

Sebarkan artikel ini
Kali ini ratusan mahasiswa tergabung dalam Mahasiswa Cipayung Plus terlibat bentrok dengan aparat kepolisian hingga mengamankan seorang mahasiswa yang juga Ketua Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sumut, Taufik Pardede. (Foto. Asarpua.com/istimewa)
Example 468x60

ASARPUA.com – Medan – Hari kedua aksi unjuk rasa menyampaikan sejumlah tuntutan diantaranya bubarkan DPR kembali rusuh dan terlibat bentrok dengan aparat kepolisian di depan Gedung DPRD Sumut Jalan Imam Bonjol Medan, Rabu (27/08/2025).

Kali ini ratusan mahasiswa tergabung dalam Mahasiswa Cipayung Plus terlibat bentrok dengan aparat kepolisian hingga mengamankan seorang mahasiswa yang juga Ketua Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sumut, Taufik Pardede.

Example 300x600

Pantauan Koran Mimbar Umum, dalam orasinya, beberapa orator meneriakkan bahwa sejak Tahun 2014, tak satupun kebijakan DPR yang berpihak kepada rakyat dan merupakan bagian dari oligarki. Mahasiswa juga menilai pimpinan DPR dan DPRD juga merupakan bagian dari oligarki.

Tak hanya itu, Cipayung Plus juga menilai saat ini para wakil rakyat di Indonesia juga telah berlomba lomba menjadi konten kreator di media sosial (Medsos). Sementara dari amatan, aksi saling dorong terjadi antara mahasiswa dan petugas kepolisian yang berjaga di depan gerbang gedung dewan.

Hal ini disebabkan massa Cipayung Plus mencoba masuk kedalam gedung wakil rakyat ini. Selain berorasi, massa Cipayung Plus juga membakar ban bekas . Pembakaran ban bekas ini sebagai bentuk protes mahasiswa dengan kinerja dan fasilitas yang diterima oleh para wakil rakyat di Indonesia.

Massa juga menilai DPR sebagai legitimasi dan tidak lagi berpihak kepada rakyat. Massa juga tak mau mendengar jawaban dari DPRD Sumut yang tidak ada kepastian. “Kami tak butuh jawaban DPRD. Karena pasti selalu mengatakan ‘Akan Kami Teruskan, Akan Kami Teruskan’,” teriak orator aksi.

Akibatnya massa kembali melakukan aksi dorong sehingga bentrok dengan petugas tak bisa dihindarkan. Aparat kepolisian langung memukul mundur massa dan menurunkan mobil water cannon hingga mengamankan dan memukul sejumlah aktifis mahasiswa termasuk Ketua IMM Sumut Taufik Pardede. (Asarpua)

Example 300250
Example 120x600